Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

Dokumen Rahasia Amerika Serikat Tentang Perang Ukraina-Rusia Bocor, Termasuk Data Jumlah Korban

Puluhan dokumen rahasia Departemen Pertahanan Amerika bocor dan beredar di internet. 

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
AFP/Maxar Technologies
Citra satelit pada 10 Februari 2023 oleh Maxar Technologies menunjukkan kerusakan pada biara Svyato-Uspensky Mykolo-Vasilyivsky di Mykilske, Ukraina Timur. 

SERAMBINEWS.COM - Perang antara Rusia dan Ukraina masih terjadi.

Informasi di lapangan cukup rahasia tentang pergerakan militer hingga jumlah korban perang.

Para intelijen berbagai negara, terutama negara Barat juga terlibat dalam pengumpulan data di lapangan.

Namun, sebuah dokumen rahasia milik Amerika Serikat tentang perang Ukraina dengan Rusia justru bocor ke publik.

Ini menjadi pertanyaan besar, siapa yang membocorkan dokumen rahasia tersebut? 

Puluhan dokumen rahasia Departemen Pertahanan Amerika bocor dan beredar di internet. 

Dokumen tersebut berisi gambaran secara rinci tentang perang di Ukraina, lengkap dengan peta, bagan, dan foto.

Melansir BBC, dokumen-dokumen tersebut, beberapa di antaranya bertanda "sangat rahasia", melukiskan gambaran rinci tentang perang di Ukraina.

Yakni, lengkap dengan garis waktu dan lusinan akronim militer yang tidak dapat ditembus.

Dokumen tersebut menceritakan tentang korban yang diderita di kedua sisi, kerentanan militer masing-masing.

Tapi yang terpenting, kemungkinan kekuatan relatif mereka ketika Ukraina memutuskan untuk meluncurkan serangan musim semi yang sangat dinanti-nantikan.

Baca juga: Rusia Rekrut 147.000 Pemuda Untuk Wajib Militer, Putin Sudah Teken Dekrit

Seberapa valid dokumen tersebut? 

Berikut sejumlah hal penting mengenai dokumen rahasia tersebut seperti yang dikutip dari BBC.

Pertama, ini adalah kebocoran informasi rahasia Amerika terbesar tentang perang di Ukraina sejak invasi besar-besaran Rusia 14 bulan lalu.

Beberapa dokumen berumur enam minggu, tetapi implikasinya sangat besar.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved