Berita Banda Aceh
Pengusaha Mobil Seken Dapat Pembiayaan BSI, Siap Mengembangkan Usaha
“Usaha mobil seken kembali berdenyut, ditambah lagi dengan adanya peran BSI dalam menyalurkan kredit (pembiayaan) kepada para pengusaha mobil bekas.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
“Usaha mobil seken kembali berdenyut, ditambah lagi dengan adanya peran BSI dalam menyalurkan kredit (pembiayaan) kepada para pengusaha mobil bekas. Peran BSI ini menjadi salah satu strategi membangkitkan kembali perekonomian Aceh pasca pandemi Covid 19, khususnya di bidang jual beli mobil seken,” ujar Zainal Abidin.
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Para pengusaha mobil bekas (seken) di Aceh saat ini mulai mendapatkan pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sehingga pencapaian ini, menjadi pendorong para pengusaha otomotif ini untuk terus berkembang.
Ketua Asosiasi Showroom Mobil Bekas Banda Aceh-Aceh Besar, Zainal Abidin dalam silaturahmi yang berlangsung, Senin (10/4/2023), memberikan apresiasi atas peran BSI yang memberi kepercayaan kepada pengusaha mobil seken, dengan diberikan pembiayaan.
Langkah itu tentu memberi angin segar, bagi pengusaha mobil seken Aceh dalam menjalankan bisnis.
Menurut Zainal, usaha jual beli mobil seken di Aceh pasca pandemi Covid 19 sudah kembali berdenyut.
“Usaha mobil seken kembali berdenyut, ditambah lagi dengan adanya peran BSI dalam menyalurkan kredit (pembiayaan) kepada para pengusaha mobil bekas. Peran BSI ini menjadi salah satu strategi membangkitkan kembali perekonomian Aceh pasca pandemi Covid 19, khususnya di bidang jual beli mobil seken,” ujar Zainal Abidin.
Menurutnya, para pelaku usaha ini yang sebelumnya agak sulit mengakses pembiayaan untuk usaha, semakin optimis mereka bisa terus mengembangkan usahanya.
Baca juga: Ini Tips untuk Membeli Mobil Seken
“Alhamdulillah sekarang ini BSI sudah menyiapkan dana guna membantu pembiayaan dalam pembelian mobil seken dengan cara sistem kredit dengan bunga kecil dibandingkan leasing dan hal ini sangat membantu masyarakat, khususnya dibidang usaha otomotif aceh “ungkap zainal.
Sementara itu, Kepala Cabang BSI KH Ahmad Dahlan, Ade Arfi Daulay mengatakan, sebagai lembaga keuangan mempunyai tanggung jawab yang cukup besar.
BSI juga menyediakan berbagai produk, misalnya KUR Kredit usaha rakyat, dengan syarat mudah dan 1 pelaku usaha bisa mendapatkan pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ia pun berpesan kepada pelaku usaha yang sudah mendapatkan pembiayaan, supaya menjaga track record, serta memenuhi kewajibannya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kadin Aceh, Iqbal Piyeung menyampaikan, Kadin terus berupaya supaya dunia usaha bisa berkembang.
Bahkan, mereka ingin menjadi fasilitator antara pelaku usaha dengan perbankan.
“Saya berharap pengusaha mobil bekas bisa menyakini bank untuk memberikan mereka modal usaha. Apa lagi dengan kondisi saat ini, dengan dukungan BSI, pelaku pengusaha mobil bekas bisa memanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendapatkan modal usahanya" ungkap Iqbal. (*)
Baca juga: VIDEO BBM Subsidi Sulit Dapat di Aceh, Berdampakkah pada Penjualan Mobil Bekas?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pihak-pengusaha-mobil-bekas-kadin-dan-bsi-saling-bersilaturahmi.jpg)