Kamis, 30 April 2026

Gara-gara Ulah si Praka, Sibuk TNI se-Mabesnya

Gara-gara ulah si Praka, sibuk TNI se-Mabesnya. Demikian gambaran usai salah seorang oknum anggota menendang pemotor ibu-ibu viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Taufik Hidayat

SERAMBINEWS.COM - Gara-gara ulah si Praka, sibuk TNI se-Mabesnya. Demikian gambaran usai salah seorang oknum anggota yang menendang pemotor ibu-ibu sedang membonceng anaknya viral di media sosial.

Tak tinggal diam, sikap cepat dan sigap diambil hingga Panglima TNI Laksamana Yudo Margono pun harus turun tangan minta maaf akibat ulah oknum anggota tersebut.

Menariknya lagi, pelaku berinisial Praka ANG ini langsung diproses dan sudah ditahan di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Angkatan Udara (AU).

 

 

Diketahui viral sebuah video seorang anggota TNI mengenakan sepeda motor NMAX menendang pemotor ibu-ibu bersama anaknya di jalan raya, Senin (24/4/2023).

Baca juga: Puncak Bogor Macet Parah, 5 Tempat Wisata Ini Memang Paling Favorit di Jabodetabek saat Lebaran

Alasannya karena si ibu mengerem mendadak, sehingga anggota TNI tersebut menabrak motor yang di depannya.

Emosi karena insiden tersebut, terjadilah percekcokan mulut hingga si Praka melakukan tindakan tak terpuji dengan menendang motor ibu tersebut.

"Ah telat kevideoinnnya, hmm lihat kelakuannya nih," ungkap yang merekam dari belakang hingga diunggah ulang di Instagram Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Baca juga: VIDEO Oknum TNI yang Tendang Motor Ibu Bonceng Anak Minta Maaf, Kini Ditangkap dan Sanksi Disiplin

Karena ramai di media sosial, anggota tersebut akhirnya ditangkap dan ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Tak hanya itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sampai turun tangan minta maaf menanggapi riuhnya ulah tak terpuji si Praka ini.

"Panglima TNI atas nama segenap prajurit TNI memohon maaf atas adanya perilaku arogan yang ditampilkan oleh oknum TNI tersebut," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono dikutip dari Kompas.com, Selasa (25/4/2023).

Baca juga: Diserang karena Sebut Megawati Janda, Bima Minta Netizen Tak Judge Dirinya Bencong

Sanksi Menanti

Masih kata Kapuspen TNI, anggota TNI AU berinisial Praka ANG yang menendang motor seorang ibu sambil bonceng anak di Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat ini bakal disanksi.

"Selanjutnya memastikan penggunanya saat itu untuk diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Julius.

Kini Praka ANG sudah ditahan di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI Angkatan Udara (AU).

"Sudah (diproses). (Saat ini) ditahan," tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Madya Indan Gilang Buldansyah sebelumnya mengakui bahwa prajurit itu merupakan anggota TNI AU, berinisial Praka ANG.

Disebut bahwa, pelaku merupakan anggota Denhanud 471 Kopasgat (Komando Pasukan Gerak Cepat) TNI AU.

Baca juga: Ramai Diserang Warganet Usai Sebut Megawati Janda, Bima: Jangan Lupa Kritik yang Udah Gue Sampaikan

Pelaku Minta Maaf

Pelaku yakni Praka Arya Nobel Gideon (ANG), prajurit Denhanud Kopasgat TNI AU menemui emak-emak yang sepeda motornya dia tendang hingga viral di media sosial.

Praka ANG datang untuk meminta maaf secara langsung kepada Sri Dewi Kemuning (21), emak-emak yang menjadi korban arogansinya.

Dalam video yang diunggah di akun resmi Twitter TNI AU, terlihat Praka Arya Nobel Gideon mendatangi langsung kediaman korban.

Ia datang bersama Komandan Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 471 Pasgat, Letkol Pas Bagus Ajar Pamungkas.

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan saya juga memohon agar bapak beserta keluarga bersedia untuk memaafkan saya," kata Praka ANG seperti dikutip, Selasa (25/4/2023).

Baca juga: Tsunami Capai 11 Cm di Tanabala saat Gempa Mentawai, Dirasakan 15 Wilayah, Ini Fakta-faktanya

Praka ANG meminta maaf dan mengakui kesalahannya atas tindakan menendang sepeda motor saat itu.

"Mohon izin bapak, saya atas nama pribadi Praka Arya Nobel Gideon, saya mengaku saya salah atas kejadian yang saya lakukan kemarin, yang merugikan bapak dan keluarga," ungkapnya.

Lebih lanjut, Praka ANG juga meminta doa kepada keluarga korban agar bisa berperilaku lebih baik lagi dan kejadian serupa tidak terulang.

"Saya juga memohon agar bapak beserta keluarga bersedia untuk memaafkan saya dan mendoakan saya agar di kedepan hari kami menjadi orang yang lebih baik lagi atas kejadian ini pak," tuturnya.

Sebelumnya, Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pemotor berpakaian loreng bertindak arogan di jalan raya.

Dari video yang diunggah akun Instagram @lensa_berita_jakarta terlihat pria berpakaian loreng itu menendang sepeda motor seorang emak-emak yang sedang membonceng anak kecil hingga hampir terjatuh.

Dalam pernyataan, disebut jika insiden tersebut terjadi di kawasan Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat.

Akun tersebut menyebut awalnya emak-emak itu berhenti mendadak karena ada kendaraan yang juga berhenti mendadak.

Saat itu, pria yang berpakaian loreng tersebut menabrak sepeda motor emak-emak itu. Namun, pria itu malah menendang lebih dari sekali.

Dalam hal ini, prajurit Denhanud Kopasgat TNI AU bernama Praka Arya Nobel Gideon (ANG) itu telah ditahan dan diberi sanksi disiplin.

(Serambinews.com/Sara Masroni, Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti)

BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved