Berita Nagan Raya

Polisi di Nagan Raya Selidiki Kasus Ikan Mati di Krueng Nagan

Polres Nagan Raya mulai menyelidiki penyebab matinya ribuan ikan di Krueng Ineung atau Krueng Nagan di Kecamatan Beutong.

Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Polres Nagan Raya mulai menyelidiki penyebab matinya ribuan ikan di Krueng Ineung atau Krueng Nagan di Kecamatan Beutong. 

Laporan Rizwan I Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Polres Nagan Raya mulai menyelidiki penyebab matinya ribuan ikan di Krueng Ineung atau Krueng Nagan di Kecamatan Beutong.

Sampai saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kelautan Perikanan dan Pangan (DKPP) Nagan Raya, belum mengetahui penyebab matinya ikan kerling dan sejenisnya di sepanjang krueng ineung daerah itu.

Namun Pemkab Nagan Raya telan turun mengambil sampel air guna diperiksa di laboratorium di Banda Aceh.

Temuan ikan mati itu sehingga masyarakat berbondong mengumpulkana ikan yang terapung di sungai Nagan Raya tersebut.

Kapolres Nagan Raya AKBP Setiyawan Eko Prasetiya, melalui Kasat Reskrim AKP Machfud menyebutkan, untuk mengetahui penyebab mati ribuan ekor ikan itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Baca juga: Imbas Ikan Mati, DLH Nagan Raya Pasang Spanduk Larangan Sementara Gunakan Air di DAS Krueng Nagan

"Meskipun DLH telah mengambil sampel air sungai itu, namun hasil laboratorium yang dikirimkan ke Balai Standardisasi Jasa Industri Banda Aceh, akan diketahui hasilnya 28 hari mendatang,"  ujar AKP Machfud kepada wartawan, Sabtu (29/4/2023).

Sejauh ini, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kabid Pengawasan DLH, air keruh dan menyebabkan ikan mati itu, belum diketahui penyebabnya, dan harus menunggu hasil uji laboratoriumnya.

"Guna untuk mengetahui penyebab tersebut, Satreskrim Polres Nagan Raya, terus melakukan pemantauan terhadap  sungai krueng ineung Beutong tersebut," jelasnya.

Sedangkan masyarakat yang mengkomsumsi ikan itu, menurut AKP Machfud, tidak ada dampak apapun, apalagi ada keluhan lainnya.

Untuk itu, AKP Machfud meminta  kepada masyarakat, agar tidak mengasumsi dulu dan tunggu keluar hasil uji laboratorium dari Banda Aceh.(*)

Baca juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Filipina, Siaran Langsung SEA Games Pukul 16.00 WIB di RCTI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved