Rabu, 6 Mei 2026

Otonomi Daerah

Hadiri Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah di Makasar, Ini Harapan Pj Wali Kota Lhokseumawe

Melalui kegiatan ini, Tito berharap peringatan ini dijadikan momentum untuk bekerja lebih baik dan berprestasi, serta mampu mandiri secara fiskal.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Pj Pj Wali Kota Lhokseumawe Dr Drs Imran MSi MACd bersama Menteri Dalam Negeri (mendagri) RI Prof Drs H Tito Karnavian M A PhD, pada upacara puncak peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII Tahun 2023 di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4/2023). 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pj Wali Kota Lhokseumawe Dr Drs Imran MSi MACd hadir dalam upacara puncak peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII Tahun 2023 di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (29/4/2023).

Puncak peringatan yang mengusung tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul” dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri (mendagri) RI Prof Drs H Tito Karnavian M A PhD yang juga bertindak sabagai Inspektur Upacara.

Ratusan kepala daerah baik gubernur, walikota dan bupati dari seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan tersebut.

Mendagri dalam sambutannya menjelaskan Hari Otonomi Daerah untuk memperingati perubahan sistem pemerintahan.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah ini harus menjadi sebuah refleksi terhadap seluruh daerah,” kata Tito

Melalui kegiatan ini, Tito berharap peringatan ini dijadikan momentum untuk bekerja lebih baik dan berprestasi, serta mampu mandiri secara fiskal.

“Karena ujung dari otonomi daerah adalah kemandirian fiskal yang ditandai dengan PAD yang lebih banyak dari transafer pusat. Daerah bisa membiayai diri sendiri tanpa harus bergantung dengan pemerintah pusat,” Ungkap Tito.

Di tempat yang sama, Pj Walikota Lhokseumawe, Dr Imran, awalnya mengucapkan selamat Hari Otonomi Daerah XXVII.

Menurut Imran, harapan utama dari adanya otonomi daerah adalah untuk memberikan kesempatan kepada daerah untuk mengelola sumber daya dan kebijakan pemerintahan secara mandiri, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah.

”Dengan otonomi daerah, diharapkan daerah dapat lebih responsif dan efektif dalam menyediakan pelayanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat setempat," ujar Imran.

Imran menambahkan meskipun terdapat harapan-harapan positif dari adanya otonomi daerah, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat

”Lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dan keterbatasan sumber daya manusia dan keuangan di daerah akan menghambat pelaksanaan otonomi daerah secara optimal, tentunya ini perlu diatasi bersama," pungkas Imran.(*)

Dr Yasar Kembali Terpilih Sebagai Ketum Palosta Periode 2023-2026

UPDATE CUACA - Berawan dan Hujan Landa Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari ke Depan, Ini Data BMKG

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved