PKA VIII
Rempahkan Bumi Pulihkan Dunia
Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mengangkat tema ‘Jalur Rempah Aceh’ dengan tagline ..........
SERAMBINEWS.COM - Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mengangkat tema ‘Jalur Rempah Aceh’ dengan tagline “Rempahkan Bumi Pulihkan Dunia” pada pelaksanaan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) VIII.
Tema ini dianggap penting karena Aceh sejak dulu dikenal sebagai daerah titik jalur rempah nusantara dan dunia. Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh, Evi Mayasari, A.K.S., M.Si mengatakan, semua konten yang akan tampil pada perhelatan PKA VIII merujuk pada satu tema tersebut.
“PKA kali ini dari sisi konsep pelaksanaan lebih sistematis, semua merujuk pada satu tema, tentang jalur rempah Aceh dengan tagline rempahkan bumi pulihkan dunia. Jadi nanti semua kontennya merujuk pada satu tema,” katanya.
Bahkan untuk pemilihan lokasi, pihak penyelenggara, kata Evi juga akan membagi empat zona atau venue. Pertama, lokasi Lapangan Tugu Darussalam akan dijadikan sebagai pertunjukan yang sifatnya mengangkat nilai-nilai masa lalu.
Baca juga: Aceh Undang Negara Sahabat Saksikan PKA VIII
“Di sana kita fokus untuk sejarah dan tradisi juga, ada expo jalur rempah, literasi sejarah, dan tentu akan ada seminar yang nantinya kita bekerja sama dengan USK dan UIN Ar-Raniry, termasuk keynote speakernya dari dalam dan luar negeri,” katanya. Selanjutnya, Lapangan Blangpadang akan dijadikan tempat pertunjukan masa kini dan upaya revitaliasi seni dan budaya Aceh.
“Kita juga akan menggunakan Taman Sari, tapi ini masih tentatif. Di sana nanti kita akan lihat masa depan Aceh. Intinya, konsep PKA kali ini ada masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Sedangkan Taman Sri Ratu Safiatuddin akan jadi zona tradisi,” ujarnya. Evi menyebutkan, Disbudpar Aceh juga akan berkolaborasi dengan Kemendikbud untuk kegiatan seminar internasional tentang Jalur Rempah.
“Dan yang paling penting PKA kali ini kita mengundang negara-negara sahabat untuk mengisi stand di sini. Akan ada kegiatan seller dan buyernya dalam upaya kita mempromosi pariwisata Aceh kepada dunia,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pka-030523-b.jpg)