Senin, 13 April 2026

Video

VIDEO - Gerhana Bulan Panumbra Terlihat Selama Empat Jam Lebih di Lhokseumawe

Dari hasil pengamatan, gerhana dapat terlihat sejak awal hingga akhir, yakni sekitar empat jam enam belas menit.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: m anshar

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,  - Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe menggelar pengamatan gerhana bulan panumbra di Observatorium Malikussaleh IAIN setempat, pada Jumat (5/5/2023) malam.

Dari hasil pengamatan, gerhana dapat terlihat sejak awal hingga akhir, yakni sekitar empat jam enam belas menit.

Ketua Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Dr Tgk Ismail  SSy MA menjelaskan,  gerhana bulan penumbra terjadi saat bulan hanya memasuki dalam kerucut bayang luar bumi saja (bukan bayang inti bumi), tidak sampai ke dalam bayang inti. 

Pada saat gerhana terjadi, secara kasat mata, bulan hanya terlihat redup tidak seperti pada saat purnama biasa. 

Untuk mengetahui proses terjadinya gerhana penumbra harus menggunakan teleskop, karena perubahan cahaya bulan saat masuk dalam bayang kerucut bumi hanya bisa dibedakan melalui pengamatan teleskop. 

Gerhana penumbra ini hanya dikenal dalam ilmu falak, belum sampai pada tahapan pengkajian fikih, sehingga sampai saat ini  saat peristiwa gerhana bulan penumbra terjadi, masih ada perbedaan pendapat terhadap hukum sHalat gerhana.

Khusus untuk gerhana bulan panumbra kali ini,  terjadi mulai pukul 22:14:07 Wib sampai 02:31:37 Wib. Puncak gerhana terjadi pukul 00:22:52 Wib. 

Gerhana bulan penumbra ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia dari awal sampai akhir.

Hasil pengamatan, gerhana pun bisa terlihat di langit Kota Lhokseumawe dari awal hingga akhir, atau sekitar empat jam lebih.(*)

Narator: Suhiya Zahrati

Video Editor: M Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved