Selasa, 7 April 2026

Cuaca Buruk, Danramil 06/Kluet Utara Bersama Babinsa Siaga di Titik Rawan Banjir

Danramil 06/Kluet Utara, Lettu Inf Wadriadis saat dikonfirmasi mengatakan, ada beberapa wilayah teritorialnya yang saat ini butuh perhatian...

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Kodim 0107
Danramil 06/Kluet Utara Lettu Inf Wadriadis siagakan personelnya di wilayah yang rawan cepat terjadi banjir dalam wilayah Kecamatan Kluet Utara guna mengantisipasi sekaligus tanggap cepat dalam penanganan bencana alam, Senin (8/5/2023). Cuaca Buruk, Danramil 06/Kluet Utara Bersama Babinsa Siaga di Titik Rawan Banjir. 

Laporan Ilhami Syahputra | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Danramil 06/Kluet Utara Lettu Inf Wadriadis siagakan personel di wilayah yang rawan banjir dalam Kecamatan Kluet Utara guna mengantisipasi sekaligus tanggap dalam penanganan bencana alam.

Danramil 06/Kluet Utara, Lettu Inf Wadriadis saat dikonfirmasi mengatakan, ada beberapa wilayah teritorialnya yang saat ini butuh perhatian khusus dalam situasi bencana banjir.

"Mengingat cuaca saat ini masih turun hujan, maka personel terus kita siagakan di wilayah masing-masing untuk memantau perkembangan," ucap Danramil kepada wartawan, di Gampong Kedai Padang, Senin (8/5/2023).

Banjir di Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan sebelumnya sempat surut, namun akibat intensitas hujan lebat, banjir kembali terjadi di Gampong Kedai Padang Kecamatan Kluet Utara Aceh Selatan.

"Hingga saat ini ketinggian air belum terlalu naik signifikan, para Babinsa Koramil 06 Kluet Utara terus melakukan peninjauan ke berapa lokasi banjir seperti di Gampong Kedai Padang dan sekitarnya." Ungkapnya

Lettu Inf Wadriadis mengatakan hingga saat ini di beberapa gampong banjir telah surut, namun di wilayah yang berdekatan dengan DAS Kluet banjir luapan masih terjadi dan diperburuk dengan kondisi hujan yang masih merata.

Danramil melanjutkan, dampak banjir yang parah terjadi di Gampong Kedai Padang Kecamatan Kluet Utara, abrasi besar-besaran terjadi hingga melumpuhkan aktivitas warga akibat dari amblasnya badan jalan desa ke dalam sungai dan terputusnya jembatan penghubung dengan Gampong Ule Raket.

Lebih lanjut, Danramil menyampaikan, pemantauan dilakukan dengan terjun langsung ke desa-desa sakaligus mengecek debit air.

"Tidak hanya itu, kita juga sudah mengerahkan para Babinsa untuk terus memantau perkembangan situasi sekaligus membantu warga apabila sewaktu-waktu terjadi banjir," pungkas Danramil.

Selain itu, Babinsa juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Keuchik serta perangkatnya untuk memastikan langsung keadaan di beberapa titik lokasi rawan banjir.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved