Minggu, 19 April 2026

Tersisa 4 Hari Lagi Pendaftaran Kuliah di Al-Azhar Mesir, Ini Ketentuan Bagi Calon Mahasiswa

Peluang ini, kata dia, juga terbuka bagi calon mahasiswa pemegang ijazah muadalah Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Universitas Al-Azhar
Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir 

Tersisa 4 Hari Lagi Pendaftaran Kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir, Ini Ketentuan Bagi Calon Mahasiswa

SERAMBINEWS.COM – Pendaftaran kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir hanya tinggal menghitung hari menuju penutupan.

Pendaftaran kuliah di Al-Azhar Mesir yang telah dibuka sejak Jumat (12/5/2023) itu akan ditutup pada 21 Mei 2023.

Artinya, hanya tersisa empat hari lagi kesempatan untuk mendaftarakan dirinya sebagai calon mahasiswa di Universitas Al-Azhar Mesir.

Kesempatan kuliah ini dibuka, baik melalui jalur beasiswa maupun non-beasiswa.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, M Ali Ramdhani mengatakan Kementerian Agama kembali memberikan kesempatan kepada lulusan Madrasah Aliyah (MA) dan Pondok Pesantren untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar.

“Ada kuota beasiswa yang diberikan Al-Azhar melalui Kedutaan Besar Mesir di Jakarta untuk 20 orang dan seleksinya dilakukan Kemenag,” katanya, Jumat (12/5/2023).

Baca juga: Syaikh Usamah Mesir Akui Kesamaan Ajaran Dayah Darul Ihsan dengan Universitas Al-Azhar, Ini Pesannya

Peluang ini, kata dia, juga terbuka bagi calon mahasiswa pemegang ijazah muadalah Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia.

Merujuk surat Kepala Biro Kantor Deputi Grand Syeikh Al-Azhar tanggal 14 Agustus 2022 kepada Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Al-Azhar menyetujui untuk menerima calon mahasiswa pemegang ijazah muadalah Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia.

“Ini sebagaimana berlaku pada tahun-tahun sebelumnya,” tegasnya.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, M Zainul Hamdi menambahkan, Uji Kompetensi Bahasa atau Iiktibar Tashfiyah/Tahdid Mustawa akan dilakukan oleh Markaz Syekh Zayed (MSZ) Kairo pada 25 - 27 Mei 2023.

Hasil Uji Kompetensi Bahasa akan diumumkan pada 30 Mei 2023.

“Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) digelar pada 31 Mei dan 1 Juni 2023, dan hasilnya diumumkan pada 5 Juni 2023,” jelasnya.

Baca juga: Ulama Besar Al Azhar Mesir akan Ke Aceh, Ini Jadwal dan Agendanya

Berikut ketentuan bagi calon mahasiswa yang akan mendaftar:

1. Calon mahasiswa yang akan melanjutkan ke Universitas Al-Azhar adalah lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren yang terdaftar/terakreditasi di Kementerian Agama,

dan telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku di Universitas Al-Azhar, di antaranya memenuhi syarat kompetensi bahasa dari lembaga yang diakui Universitas Al-Azhar.

2. Sebagai dasar pemberian rekomendasi beasiswa dan non-beasiswa, Kementerian Agama akan bekerja sama dengan Pusat Bahasa Al-Azhar Markaz Syekh Zayed (MSZ),

dalam menyelenggarakan uji kompetensi yang meliputi: Ikhtibâr Tashfiyah/ Tahdîd Mustawâ dan Tes Wawasan Kebangsaan.

Ketentuan teknis akan diumumkan terpisah oleh Markaz Syekh Zayed cabang Indonesia melalui: https://pusiba.com/

3.  Sebanyak 20 orang terbaik berdasarkan hasil uji kompetensi akan diajukan sebagai calon penerima beasiswa penuh Al-Azhar tahun 2023/2024,

bilamana kuota beasiswa tahun 2023/2024 telah disampaikan oleh Al-Azhar melalui Kedubes Mesir kepada Kementerian Agama, dan dapat mengikuti pendaftaran melalui jalur mandiri (non-beasiswa).

Sedangkan calon mahasiswa yang dinyatakan mencapai nilai lulus (passing grade) yang telah ditetapkan dalam ujian dimaksud,

berhak mendapatkan rekomendasi Kementerian Agama melalui jalur non-beasiswa dan dapat melanjutkan ke tahapan matrikulasi bahasa, pemberkasan, dan pendaftaran.

“Calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dapat mengikuti matrikulasi bahasa di lembaga yang telah diakui Universitas Al-Azhar,”

“dan dapat melakukan tahapan pemberkasan dan pendaftaran di Universitas Al-Azhar, baik secara perorangan maupun kolektif melalui lembaga-lembaga yang dipercaya dapat membantu tahapan tersebut,” jelas Zainul Hamdi.

Ia mengatakan, bagi calon mahasiswa lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren yang telah mendapatkan akreditasi (muadalah) resmi tingkat SLTA Al-Azhar,

dapat memilih untuk mengikuti Ikhtibâr Tashfiyah/Tahdîd Mustawâ ini atau memproses secara langsung dan mandiri, serta mengikuti persiapan bahasa pada lembaga bahasa yang telah diakui Al-Azhar.

Pantauan serambinews.com di laman pusiba.com pada Rabu (17/5/2023) pukul 10:30 WIB, terdapat 1144 orang yang sudah mendaftarkan dirinya sebagai calon mahasiswa untuk berkuliah di Universitas Al-Azhar. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved