Senin, 18 Mei 2026

Internasional

Mengapa Banyak Danau dan Waduk Terbesar di Dunia Airnya Menyusut, Ini Kata Ilmuwan

Sebuah penelitian baru menunjukkan ada lebih dari separuh danau dan waduk terbesar di dunia mulai menguap dan menyusut sejak awal 1990-an

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muhammad Hadi
thisisinsider.com
Laut Aral di Asia Tengah yang mengering 

Mengapa Banyak Danau dan Waduk Terbesar di Dunia Airnya Menyusut, Ini Kata Ilmuwan 

SERAMBINEWS.COM - Perubahan iklim ternyata berdampak kepada danau dan waduk besar di dunia.

Tanpa disadari secara perlahan airnya terus menyusut.

Ilmuwan yang melakukan penelitian pun mengungkapkan hasilnya.

Sebuah penelitian baru yang terbit hari Kamis (18/5/2023) menunjukkan ada lebih dari separuh danau dan waduk terbesar di dunia mulai menguap dan menyusut sejak awal 1990-an.

Perubahan iklim diduga jadi penyebab utama.

Baca juga: Perubahan Iklim Bukan Hanya Untuk Bumi, Wanita Mesir Bentuk Inisiatif Perubahan Iklim Perempuan

Dilansir dari Reuters, tim peneliti internasional menemukan bahwa Laut Kaspia antara Eropa dan Asia hingga Danau Titicaca di Amerika Selatan telah kehilangan air dengan laju kumulatif sekitar 22 gigaton per tahun selama hampir tiga dekade.

Jumlah itu sekitar 17 kali volume Danau Mead, waduk terbesar di Amerika Serikat.

Fangfang Yao, ahli hidrologi permukaan di University of Virginia yang memimpin penelitian, mengatakan 56 persen penurunan danau alami didorong oleh pemanasan iklim dan meningkatnya konsumsi manusia.

"Para ilmuwan iklim secara umum berpikir bahwa daerah gersang di berbagai belahan dunia akan menjadi semakin kering karena perubahan iklim. Sementara daerah yang basah akan semakin basah.

Namun, studi baru ini menemukan hilangnya volume air secara signifikan di daerah lembab.

Hal ini tidak bisa diremehkan," kata Yao.

Baca juga: Pemilu Turki, Ini Strategi Capres Kemal Kilicdaroglu Untuk Lawan Erdogan di Putaran Kedua

Dalam penelitian ini para ilmuwan mengamati hampir 2.000 danau besar menggunakan pengukuran satelit yang dikombinasikan dengan model iklim dan hidrologi.

Mereka menemukan bahwa konsumsi manusia yang tidak disertai langkah berkelanjutan jadi salah satu penyebab berkurangnya volume danau.

Faktor lain yang juga menjadi pemicu adalah perubahan curah hujan dan limpasan, sedimentasi, dan kenaikan suhu.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved