Selasa, 5 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Rudal Rusia Hancurkan Sebuah Klinik di Ukraina, 2 Orang Tewas dan 23 Terluka

Kurang dari sejam sebelumnya, Lysak menyebut jasad korban tewas kedua ditemukan dari reruntuhan bangunan klinik.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Faisal Zamzami
Sumber: t.me/dnipropetrovskaODA
Sebuah klinik di Kota Dnipro, Ukraina tengah, terbakar usai dihantam rudal Rusia, seperti dilaporkan pemerintah setempat, Jumat (26/5/2023). 

SERAMBINEWS.COM, DNIPRO – Sedikitnya dua warga sipil tewas terbunuh dan 23 lainnya terluka saat sebuah peluru kendali (rudal) Rusia menghantam sebuah klinik di Dnipro, kota yang terletak di tengah Ukraina, Jumat(26/5/2023).

“Seorang pria berusia 69 tahun tewas. Dia sedang melintas saat rudal teroris Rusia menghantam kota,” ujar  kepala administrasi militer daerah setempat, Sergiy Lysak, melalui Telegram.

Kurang dari sejam sebelumnya, Lysak menyebut jasad korban tewas kedua ditemukan dari reruntuhan bangunan klinik.

Melansir Associated Press, korban luka termasuk dua bocah lelaki berusia tiga dan enam tahun, yang tengah dirawat di fasilitas medis itu bersama 19 pasien lainnya.

 Tiga pasien di antaranya berada dalam kondisi serius.

Gedung klinik tiga lantai itu sebagian hancur, dan kobaran api membakar area lebih dari 1.000 meter persegi, terang Lysak, seperti dikutip The Moscow Times.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan serangan terhadap fasilitas medis itu “sekali lagi mengonfirmasi status tentara teroris Rusia melawan semua yang jujur dan manusiawi”.

 
Sebelumnya, kawasan Dnipropetrovsk dilaporkan mengalami serangan roket dan drone yang masif selama semalaman.

Di Kota Dnipro, penembakan semalam suntuk membakar sebuah rumah dan merusak dua rumah lainnya. 

Pada Jumat pagi, militer Ukraina melaporkan 55 serangan udara Rusia selama 24 jam terakhir, termasuk 36 serangan drone dan empat serangan rudal.

Baca juga: Sejumlah Negara Barat Bersiap Kirim Jet Tempur F-16 ke Ukraina, Rusia Mulai Ketar-Ketir

Rusia Klaim Berhasil Tewaskan 70 Personel Sabotase Ukraina di Belgorod

Pasukan militer dan aparat keamanan teritorial Rusia berhasil menggagalkan serangan lintas perbatasan yang diduga dilakukan Ukraina hari Selasa (23/5/2023). 

Moskow mengeklaim berhasil membunuh lebih dari 70 penyerang dalam pertempuran yang berlangsung selama sekitar 24 jam, kata seorang pejabat senior Moskow seperti yang dilaporkan oleh Associated Press.

Moskow menyalahkan serangan yang dimulai pada hari Senin pagi atas aksi sabotase militer Ukraina. Kiev menggambarkannya sebagai pemberontakan terhadap Kremlin oleh pihak-pihak partisan Rusia

Pertempuran terjadi di wilayah Belgorod, sekitar 80 kilometer di utara kota Kharkiv, di Ukraina bagian timur. Wilayah tersebut merupakan pusat militer Rusia, tempat terdapat gudang bahan bakar dan amunisi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved