Minggu, 14 Juni 2026

Dunia Kampus

UIN Raden Fatah Palembang jadi Pilot Project Beasiswa Indonesia Bangkit

Berkaitan dengan Penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Ditjen Pendis, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, bahwa kerja sama dan kolaborasi a

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang menjadi salah satu Pilot Project Program Double Degree Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama Republik Indonesia. Program tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Utara Malaysia (UUM). 

SERAMBINEWS.COM - Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang menjadi salah satu Pilot Project Program Double Degree Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Program tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Utara Malaysia (UUM).

Penandatanganan nota kesepahaman ini disaksikan langsung Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof Dr Ahmad Zainul Hamdi, Sekretaris Dirjen Pendis Dr Rohmat Mulyana Sapdi, Kepala Biro Humas, Data, Informasi (HDI) Sekretarian Jenderal Kemenag RI Ahmad Fauzin MSI dan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Malaysia Zulfadhli Bin Hamzah.

Temui Menhub di Jakarta, UIN Raden Fatah Upayakan Armada Kampus Bebas Emisi Karbon

Ada lima universitas yang menjadi Pilot Project, yaitu UIN Raden Fatah Palembang, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Mataram, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Sunan Ampel Surabaya.

Rektor UIN Raden Fatah, Prof Dr Nyayu Khodijah mengatakan penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai langkah awal mewujudkan program double degree, student mobility, dan lecturer exchange.

“Bagi UIN Raden Fatah kerjasama ini menjadi salah satu langkah strategis dalam pengembangan mewujudkan World class University dengan target unggul di Asia Tenggara pada Tahun 2029,” ujar Prof Nyayu.

Sementara itu Vice Chancellor atau Wakil Rektor Universiti Utara Malaysia (UUM) merasa sebuah kehormatan dipilihnya univeritasnya, dan menjadi pengakuan internasional keberadaan UUM.

“Kerja sama ini akan memperkuat bidang akademik internasional bagi mahasiswa Indonesia-Malaysia melalui beasiswa,” ungkap Prof Mohd Fo’ad Sakdan.

Pendaftaran UM-PTKIN Diperpanjang, Rektor UIN Raden Fatah: Peluang bagi Calon Mahasiswa

Fo’ad Sakdan menambahkan, mahasiswa yang memenuhi persyaratan akan menerima beasiswa untuk studi dan mendapatkan pengalaman internasional dalam upaya mengembangkan sumber daya manusia holistic untuk masa depan bangsa.

Berkaitan dengan Penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Ditjen Pendis, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, bahwa kerja sama dan kolaborasi antarbangsa merupakan persembahan bagi semua dan dalam rangka untuk membangun peradaban yang lebih baik.

“Membangun peradaban masa depan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, sebab itu memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Prof Muhammad Ali Ramdhani.

Menurut Ditjen Pendis, pemilihan UUM sudah melalui kajian panjang, serta UUM merupakan salah satu dari 70 kampus terbaik di Asia yang memiliki prestasi dan reputasi berskala internasional.(*)

Diserang Nitizen karena Tolak Revisi Qanun LKS, Warga Minta Syech Fadhil Istiqamah Bela Syariat

Dampak Banjir Tahun Lalu, Masyarakat Peudada Bireuen Gagal Panen

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
Live
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved