Minggu, 26 April 2026

Berita Bireuen

Pemkab Bireuen Bentuk Tim Gugus Tugas dan Rakor Gerakan Nasional Revolusi Mental

pertemuan bentuk tim gugus tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) bertempat di Oproom Kantor Puspemkab Bireuen

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Kesbangpol Bireuen, Selasa (30/05/2023) gelar pertemuan bentuk tim gugus tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) bertempat di Oproom Kantor Puspenkab Bireuen 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pemkab Bireuen melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik  (Kesbangpol) Bireuen, Selasa (30/05/2023) gelar pertemuan bentuk tim gugus tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental
(GNRM) bertempat di Oproom Kantor Puspemkab Bireuen.

Selain pembentukan tim gugus tugas juga dirangkai dengan rapat koordinasi dengan tema gerakan nasional revolusi mental dalam menjaga integritas diri untuk satukan negeri dibuka Pj Bupati Bireuen Aulia Sofyan PhD diwakili Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi SH MM.

Kepala Kesbangpol Bireuen, Mukhtaruddin SH MH mengatakan, pertemuan dihadiri unsur Forkopimda,  para kepala dinas, instansi terkait, HIPMI, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Bireuen dan unsur lainnya. 

Mukhtaruddin mengatakan, pembentukan tim gugus tugas GNRM Bireuen bertujuan menyiapkan agen perubahan, merumuskan strategi dan langkah aksi nyata, melakukan sosialisasi revolusi mental kepada  masyarakat luas.

Baca juga: Kesbangpol Gelar FGD di Aceh Barat, Bahas Gerakan Nasional Revolusi Mental

Selain itu, menggerakkan aktivitas  revolusi mental memantau dan mengevaluasi program revolusi mental  masyarakat.

Sasaran kegiatan antara lain  revolusi mental dan pembinaan  idelogi Pancasila, meningkatkan pemajuan dan pelestarian kebudayaan  memperkuat modernisasi beragama dan meningkatkan literasi, inovasi dan kreativitas.

Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD dalam sambutannya disampaikan Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi SH MM antara lain mengatakan, gerakan revolusi mental merupakan suatu gerakan seluruh masyarakat pemerintah dan rakyat dengan cara yang cepat untuk mengangkat kembali  nilai-nilai  strategis  yang diperlukan oleh bangsa dan negara.

Istilah revolusi mental  bukanlah hal yang baru bagi  bangsa Indonesia, karena  pada tanggal 17 Agustus  1957 Presiden Soekarno dalam pidato kenegaraannya pertama sekali  mencetuskan istilah revolusi mental dan tahun 2014  digaungkan kembali oleh  Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Gaji 13 ASN dipastikan Masuk ke Rekening Juni 2023,Segini Nominal yang Diterima PNS Hingga Pensiunan

Pj Bupati Bireuen menambahkan, tujuan revolusi mental  antara lain mengubah cara pandang, cara pikir, sikap, perilaku, dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan dan kemodernan sehingga Indonesia
menjadi  bangsa besar dan mampu berkompetisi  dengan bangsa-bangsa lain.

Kemudian membangkitkan kesadaran  dan membangun sikap optimistik  dalam menatap masa depan Indonesia sebagai negara  dengan kekuatan besar  untuk berprestasi  tinggi, produktif  dan berpotensi
menjadi  bangsa maju dengan pondasi  tiga pilar  trisakti.

Selanjutnya,  mewujudkan Indonesia  yang berdaulat secara politik, mandiri  secara ekonomi  dan kepribadan yang kuat  melalui pembentukan manusia Indonesia. (*)

Baca juga: 80 Siswa SMP Bireuen Ikut Ajang FLS2N, Ini Bidang Lombanya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved