Rabu, 22 April 2026

Berita Aceh Timur

Rumah Penjaga SMAN 1 Ranto Peureulak Aceh Timur Terbakar, 2 Sepmor & Harta Benda Lainnya Ikut Ludes

Meski tak ada korban jiwa, penjaga SMAN 1 Ranto Peureulak, Aceh Timur, ini rugi banyak akibat kebakaran ini, karena selain rumah, dua sepeda motor, ku

|
Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kepala SMAN 1 Ranto Peureulak, Laina Fariyani bersama dewan guru menyerahkan bantuan kepada Muhammad Hasan, Senin (5/6/2023). Pasalnya, rumah panggung berkonstruksi kayu milik penjaga SMAN 1 Ranto Peureulak, Aceh Timur, di belakang kompleks SMA ini, Gampong Barom, terbakar, Senin (5/6/2023) dini hari. 

Meski tak ada korban jiwa, penjaga SMAN 1 Ranto Peureulak, Aceh Timur, ini rugi banyak akibat kebakaran ini, karena selain rumah, dua sepeda motor, kulkas, televisi, dan surat-surat berharga juga ikut ludes terbakar dalam musibah ini.

Laporan Seni Hendri Aceh Timur 

SERAMBINEWS.COM, IDI - Rumah panggung berkonstruksi kayu milik penjaga SMAN 1 Ranto Peureulak, Aceh Timur, Muhammad Hasan (70), di belakang kompleks SMA ini, Gampong Barom, terbakar, Senin (5/6/2023) dini hari.

Meski tak ada korban jiwa, penjaga SMAN 1 Ranto Peureulak, Aceh Timur, ini rugi banyak akibat kebakaran ini, karena selain rumah, dua sepeda motor, kulkas, televisi, dan surat-surat berharga juga ikut ludes terbakar dalam musibah ini.

Kebakaran ini diduga akibat korslet listrik. 

Kepala SMA Negeri 1 Ranto Peureulak, Laina Fariyani SE MM, menyampaikan informasi ini kepada Serambinews.com, Senin (5/6/2023). 

Laina Fariyana mengatakan pada saat kejadian Muhammad Hasan tidur di musalla SMAN 1 Ranto Peureulak atas inisiatifnya sendiri. Sedangkan di rumah, istri dan anak-anaknya. 

Laina mengatakan Muhammad Hasan sudah 30 tahun lebih menjadi tenaga honorer sebagai penjaga sekolah di SMA Negeri 1 Ranto Peureulak, Aceh Timur. 

Baca juga: VIDEO Buntut Bentrokan antar-kelompok di Jalan Tamansiswa Yogyakarta, 352 Orang Diamankan Polda DIY

Ia hari-hari tetap tinggal di rumahnya bersama istri Latifah dan enam anaknya. Seorang anaknya juga sebagai tenaga honorer di perpustakaan SMA Negeri 1 Rantau Peureulak.

"Kami warga sekolah sangat berduka dan ikut merasakan apa yang dirasakan Bapak Muhammad Hasan sekeluarga, sehingga kami warga sekolah menggalang bantuan untuk tanggap darurat.

Saya memerintahkan semua dewan guru untuk melakukan penggalangan dana berupa uang dan sembako yang telah kami serahkan hari ini juga. 

Dana dan bantuan lainnya nantinya juga akan kami galang dari siswa. Kami juga menerima bantuan dari pihak manapun untuk diserahkan kepada keluarga korban. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi Bapak Muhammad Hasan dan keluarganya," harap Laina. (*)

 

 

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved