Berita Aceh Tamiang

Meurah Budiman Libatkan Menteri Benahi Dinas Pendidikan Aceh Tamiang

Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman mengungkapkan dirinya secara khusus telah menemui Stafsus Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Dok: Humas
Meurah Budiman (kiri) saat berbincang dengan Stafsus Kemendikti, Pramoda Dei Sudarmo di Jakarta. Sejumlah persoalan dibahas untuk meningkatkan kinerja dan infrastruktur Disdikbud. 

Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman mengungkapkan dirinya secara khusus telah menemui Stafsus Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek, Pramoda Dei Sudarmo di Jakarta Kamis (8/6/2023) kemarin. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang dinilai banyak persoalan dan sejumlah program jalan di tempat. 

Perbaikan di sektor ini membutuhkan campur tangan pemerintah pusat.

Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman mengungkapkan dirinya secara khusus telah menemui Stafsus Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek, Pramoda Dei Sudarmo di Jakarta Kamis (8/6/2023) kemarin. 

Dalam kesempatan itu, dia mengaku telah menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah tangga yang harus segera diselesaikan.

Persoalan ini meliputi infrastruktur sekolah, mutu guru dan implemenatasi kurikulum merdeka.

 “Semuanya harus ditingkatkan, karena ini menyangkut masa depan anak didik dan pembangunan Aceh Tamiang,” kata Meurah, Sabtu (10/6/2023).

Meurah menegaskan Pemkab Aceh Tamiang akan terus berusaha mengoptimalkan pemanfaatan anggaran bersumber APBN untuk penanganan sejumlah PR ini. 

Proposal usulan program untuk tahun anggaran 2024 mendatang, akan meneruskan penjajakan Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) ke sejumlah perguruan tinggi vokasional guna membuka kelas program studi potensial di Bumi Muda Sedia.

Pramoda Dei Sudarmo selaku Staf Khusus Mendikbud & Ristek menyambut baik audiensi ini.

Alumni Harvard University yang disapa Mas Dei ini mengatakan, pihaknya siap membantu mendorong optimasi anggaran yang ada di Kemendikbud & Ristek untuk dukungan program pembangunan manusia di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pertemuan yang berdurasi sekitar 2 jam tersebut  berlangsung dalam suasana yang cair dan hangat. 

Kedua pihak sepakat, bahwa sektor pendidikan mesti dikelola dengan serius dan berkesinambungan demi menciptakan manusia Indonesia yang unggul, cerdas dan hebat di segala bidang. (*)

Baca juga: Kolaborasi Pendidikan Keperawatan Gelar Konferensi Internasional

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved