Berita Aceh Besar
Kuasai Media Digital, Kemenag Aceh Besar Gelar Penyuluh Award
"Memang harus diakui masih lemahnya literasi digital di kalangan penyuluh dan diperlukan berbagai inovasi, sehingga dapat memaksimalkan peran dan...
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
"Memang harus diakui masih lemahnya literasi digital di kalangan penyuluh dan diperlukan berbagai inovasi, sehingga dapat memaksimalkan peran dan fungsi penyuluh agama,” kata Khalid.
Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tenaga Penyuluh Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar kegiatan "Penyuluh Award" di Aula Kantor Camat Indrapuri, Selasa (13/6/2023).
Kegiatan dibuka oleh Kakankemenag Aceh Besar yang di wakili Kasubbag Tata Usaha H Khalid Wardana SAg MSi dan di ikuti oleh penyuluh fungsional (PNS) dan penyuluh non PNS dari 23 kecamatan.
H Khalid Wardana meminta agar penyuluh agama harus menguasai media sebagai sarana dakwah dan penyebarluasan informasi keagamaan, tidak hanya sebatas dakwah di mimbar.
Sebab, seiring kemajuan teknologi informasi maka penyuluh harus memanfaatkan berbagai saluran media untuk misi dakwah, termasuk kehadiran perangkat android harus di manfaat untuk tujuan yang positif.
"Memang harus diakui masih lemahnya literasi digital di kalangan penyuluh dan diperlukan berbagai inovasi, sehingga dapat memaksimalkan peran dan fungsi penyuluh agama,” kata Khalid.
Ia menyebutkan, sebelum munculnya era digital bentuk media yang paling populer adalah apa yang sekarang kita sebut sebagai media analog atau tradisional seperti radio, surat kabar, majalah, baliho, jurnal dan sejenisnya.
Setelah revolusi teknologi, maka telah banyak membawa jenis media baru yang memainkan peran utama dalam menyebarkan informasi, termasuk kehadiran media digital.
Saat ini sendiri, masih sedikit penyuluh agama yang mampu mengembangkan literasi dan menggunakan media digital untuk penyampaian informasi keagamaan, termasuk penulisan opini, makalah, dan pemanfaatan media cetak, media sosial dan media online.
"Bahkan di Aceh telah banyak media online yang bisa dimanfaatkan untuk publikasi dan penyuluhan keagamaan, untuk itu penyuluh agama harus mampu memanfaatkan berbagai media yang ada,” jelasnya.
Namun, ia mengapresiasi peran dan kontribusi penyuluh agama selama ini yang mampu mewarnai syiar keagamaan.
"Kegiatan penyuluh award diharapkan menjadi motivasi dan inspirasi bagi penyuluh agama agar terus melakukan inovasi dakwah, selamat berkompetisi dan melahirkan sosok penyuluh terbaik,” pungkasnya.(*)
Baca juga: Buruan Daftar! Kemenag Buka Beasiswa Kuliah Satu Semester di Luar Negeri, Ini Syaratnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kantor-kementerian-agama-kabupaten-aceh-besar-menggelar-kegiatan-penyuluh-award.jpg)