Sedih! Polisi Omelin Ibu Korban yang Tanya Update Kasus Rudapaksa Anaknya di Polres

Sedih! Salah seorang polisi marahi dan omelin ibu korban yang tanya update kasus rudapaksa anaknya di Polres.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Kolase Serambinews / Dok Tribunnews.com dan Kompas.com
Sedih! Salah seorang polisi marahi dan omelin ibu korban yang tanya update kasus rudapaksa anaknya di Polres. 

SERAMBINEWS.COM - Sedih! Salah seorang polisi marahi dan omelin ibu korban yang tanya update kasus rudapaksa anaknya di Polres.

Kejadian tersebut terjadi di Polres Metro Jakarta Timur.

Ibu korban, FA (32) datang ke Polres setempat menanyakan sejauh mana proses kasus rudapaksa yang menimpa anaknya berinisial NHR (9) yang diduga dilakukan UH (65).

Sang ibu mengaku sempat dimarahi dan diomeli oleh Kanit sebab sudah tiga orang yang menelpon menanyakan kasus yang sama.

Padahal yang menelpon tersebut, menurut pengakuan FA bukanlah dirinya.

"Saya sempat dipanggil Kanit (kepala unit). Saya dimarahin dan diomelin, (ditanya) sudah laporan ke mana saja karena katanya ada tiga orang sudah telepon dia," ujar FA di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur dikutip dari Kompas.com, Rabu (14/6/2023).

Baca juga: Pensiunan PNS di Banda Aceh Rudapaksa Cucu Perempuan Berkali-kali, Setubuhi Sejak 2021

Baca juga: Rame Banget! Apartemen dengan Penduduk 20.000 Orang Ini Sebanding Pengunjung Taman Mini saat Lebaran

FA ditegur polisi itu agar tak melapor ke mana pun dan biar pihaknya saja yang menangani kasus tersebut.

"Memang enggak dibentak, tapi nadanya kayak lagi marah. Ini habis Lebaran kalau enggak salah," ujar FA.

"Polres bilang suruh sabar, masalah kayak begini enggak satu sampai dua bulan selesai," tambahnya.

 

 

Ibu korban masih tak habis pikir kenapa terduga pelaku belum juga ditangkap sampai saat ini.

Padahal terduga sudah mengakui perbuatannya saat di hadapan warga dan ketua RT setempat.

"Yang saya bingung, pelaku nggak langsung ditahan pas jujur di Pak RT," ungkap FA.

"Pas lapor ke polisi kenapa enggak langsung ditangkap, kan udah ada korban dan saksi. Saksi yang dengar keterangan UH pas di rumah RT juga banyak," tambahnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved