Berita Nagan Raya
Petugas Pemadaman Karhutla di Nagan Raya Bertambah, Mesin Pompa Air 9 Unit
Lahan PT GSM merupakan HGU kebun kelapa sawit yang sudah lama ditelantarkan dan tidak berkantor lagi di Nagan Raya.
Laporan Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pemdaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Darul Makmur, Nagan Raya masih berlangsung hingga Minggu (18/6/2023).
Tim gabungan yang dikerahkan ke lokasi kebakaran lahan PT Gelora Sawit Maknur (GSM), terus bertambah.
Lahan PT GSM merupakan HGU kebun kelapa sawit yang sudah lama ditelantarkan dan tidak berkantor lagi di Nagan Raya.
Data terkini yang diperoleh Serambinews.com, Minggu (18/6/2023) sore, dari BPBD Nagan Raya menjelaskan, pemadaman masih dilakukan oleh tim gabungan.
Tim gabungan yakni BPBD Nagan Raya, Kodim Nagan Raya, Polres Nagan Raya, Brimob, PUPR, Perkim, Dispora, Dinas Perhungan, DLH, Perkebunan, Pertanib, KPH 4, masyarakat dan PT SPS, serta tim Manggala Agni KLHK.
BPBD Nagan Raya beserta tim gabungan mengerahkan 9 unit mesin pompa air untuk memadamkan api.
Sebab lokasi itu tidak dapat akses mobil pemadam kebakaran.
Kendala dihadapi adalah sumber air yang terbatas dan lahan juga gambut sehingga kepungan asap membuat mata iritasi.
Kondisi hingga sore, sesuai laporan BPBD Nagan Raya yakni karhutla di titik pertama Sumber Bakti, api baru dapat dipadamkan 95 persen dengan luas lahan terbakar sekitar 3 hektare.
Kebakaran bisa meluas dikarenakan kondisi lahan gambut dan terbatasnya sumber air.
Lalu, karhutla di Gampong Kaye Uno, api baru dapat dapat dipadamkan sekitar 70 persen, dengan luas lahan terbakar 6,5 hektare.
Dua titik lain di Kecamatan Kuala seluas 4 hektare, sudah padam total.
Luas total karhutla di Nagan Raya hingga hari keenam atau Minggu (18/6/2023), seluas 13,5 hektare.
Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan masih terus melakukan pemadaman karhutla di Darul Makmur.
Ditinjau Pj Bupati
Sementara itu, Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, SSos, MSi meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Darul Makmur, Minggu (18/6/2023) siang.
Pj Bupati bersama Dandim Letkol Inf Fairuzzabadi, Sekda Ardimarta, Kalak BPBD Irfanda Rinadi, dan 5 kepala dinas menerobos dalam kepungan asap karhutla dengan berjalan kaki hingga berapa kilometer yang belum juga padam meski sudah 6 hari.
Areal karhutla di Kecamatan Darul Makmur yakni di Desa Sumber Bakti dan Kaye Unoe, merupakan areal kebun HGU PT Gelora Sawita Makmur (GSM) yang sudah lama ditelantarkan oleh perusahaan yang saat ini tidak diketahui lagi kantornya.
Pj Bupati dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa kebakaran ini adalah musibah bagi semua.
"Maka dari itu, mari sama-sama kita bahu membahu untuk bekerja dengan ikhlas dalam upaya memadamkan api,” ajak Pj Bupati.
“Karena musibah kebakaran lahan ini bagi masyarakat yang tertimpa adalah beban kita semua, selain upaya dan usaha kita melalui pemadaman di lokasi," urai Pj Bupati yang baru pulang dari dinas luar daerah langsung ke lokasi karhutla.
Fitriany juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sama-sama berdoa dan melaksanakan shalat minta hujan, agar musibah ini cepat berlalu serta kebakaran lahan yang ada cepat dapat dipadamkan.
Pj Bupati Nagan Raya dalam kunjungan ke lokasi karhutla ikut memberikan motivasi kepada petugas gabungan dari BPBD Nagan Raya bersama TNI dan Polri serta pegawai perusahaan terdekat.
Petugas gabungan sudah sepekan berada di lokasi atau sejak Selasa lalu dan tidak pulang-pulang mendirikan sebuah posko dan dapur umum.
Sebab lokasi karhutla jauh dan butuh perjalanan hingga 3 jam perjalanan dari Suka Makmue serta jalan setapak ke lokasi hingga beberapa km.
"Tetap semangat, jaga kesehatan supaya kita terus bisa berupaya membantu memadamkan kebakaran lahan ini," ujar Fitriany.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemadaman-karhutla-di-nagan-hingga-18-juni.jpg)