Minggu, 10 Mei 2026

Beginilah Ibadah Haji 'Sesat' Pengikut Al Zaytun, Dilaksanakan 1 Muharram, Lempar Jumroh Pakai Semen

Sederet ajaran 'nyeleneh' Ponpes Al Zaytun satu per satu terungkap. Satu di antaranya, ajaran soal melaksanakan ibadah haji

Tayang:
Editor: Amirullah
Laman resmi Ponpes Al Zaytun
Penampakan kompleks Ponpes Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat diambil dari udara. 

SERAMBINEWS.COM  - Inilah ibadah haji "sesat" versi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

Pengikut ponpes Al Zaytun tak perlu ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji.

Pengikut cukup berkeliling gedung ponpes.

Kini Sederet ajaran 'nyeleneh' Ponpes Al Zaytun satu per satu terungkap.

Satu di antaranya, ajaran soal melaksanakan ibadah haji dengan tawaf mengelilingi gedung Ponpes Al Zaytun.

Mantan pengikut Panji Gumilang, Anto, pun membongkar kebiasaan ratusan ribu pengikut pimpinan Ponpes Al Zaytun itu.

Hal tersebut diungkap Anto dalam acara FAKTA tvOne, Senin (19/6/2023).

Menurut dia, Panji Gumilang mendoktrin pengikutnya untuk mempercayai bahwa Ponpes Al Zaytun merupakan Madinah-nya Indonesia.

Karena itu, setiap bulan Muharram ratusan ribu pengikut Panji Gumilang berkumpul di Ponpes Al Zaytun.

"Inilah ibu kota NII, Madinah Indonesia itu di Al Zaytun," ucapnya, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Senin (19/6/2023).

"Makanya jangan heran kalau Muharram kumpul seratus ribu orang, dua ratus ribu orang."

Ratusan ribu pengikut itu yang kemudian menggalang dana fantastis untuk Ponpes Al Zaytun.

Penampakan kompleks Ponpes Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat diambil dari udara.
Penampakan kompleks Ponpes Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat diambil dari udara. (Laman resmi Ponpes Al Zaytun)

Dalam mengumpulkan dana, pengikut Panji Gumilang bahkan menghalalkan berbagai cara.

Termasuk perampokan dan aksi kriminal lagi yang dihalalkan dalam ajaran Panji Gumilang.

"Itu real itu, dan itulah kapal selam yang besar itu, yang mensuplai uang untuk kapal pesiar yang tidak punya mesin," ucap Anto.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved