Kamis, 9 April 2026

Pendidikan

Persentase Kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes Siswa di Aceh Tertinggi Nasional

“Rangking Aceh dalam penerimaan SNBT pada tahun ini, masih tetap masuk 10 besar, daerah yang persentase kelulusan siswa SMA, SMK masuk PTN tertinggi

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kadisdik Aceh, Al Hudri, memberikan pengarahan dalam acara Raker Kepala Sekolah SMA,SMK, dan SLB se Aceh di Aulu Disdik Aceh, Senin (13/3). 

Laporan Herianto l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pendidikan Aceh, pada tahun anggaran 2023 ini, terus mengukir prestasi di tingkat nasional. Setelah persentase kelulusan Guru PPPK nya pada bulan Mei lalu, tertinggi ditingkat nasional dengan nilai 71 persen lebih.

Pada bulan Juni ini, persentase kelulusan siswa SMA, SMK dan SLB Tahun Ajaran 2023 dalam  menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2023, juga tertinggi nasional mencapai 41 persen, di atas DKI dan Jabar yang hanya 19,09 persen, Sumut dan Jatim 32 Persen, dan beberapa daerah lainnya.

“Rangking Aceh dalam penerimaan SNBT pada tahun ini, masih tetap masuk 10 besar, daerah yang persentase kelulusan siswa SMA, SMK masuk PTN tertinggi nasional,” kata Kadisdik Aceh, Drs Alhudri MM yang didampingi Plt Kadisdik Aceh Dr Asbaruddin kepada Serambinews.com, Rabu (21/6) di Banda Aceh.

SMKN 1 Jeunieb Sabet Dua Medali Emas di O2SN SMK Tingkat Kabupaten Bireuen, Ini Daftar Lengkap Juara

Alhudri menjelaskan, pada tahun 2023 ini, jumlah siswa SMA, SMK di Aceh yang ikut ujian tes SNBT mencapia 16.650 orang, yang lulus tes SNBT mencapia 6.734 orang, atau 41 persen.

DKI Jakarta, siswa SMA, SMK nya yang ikut tes SNBT mencapai 56.055 orang, tapi yang lulus SNBT hanya 10.700 orang, atau 19 persen. Begitu juga Jabar, ikut tes 131.083 orang, yang lulus 24.318 orang, atau 19 persen. Selanjutnya Sumut, ikut tes 55.638 orang, yang lulus 17.624 orang, atau 32 persen dan Jatim ikut tes 112.421 orang, yang lulus 35.862 orang, atau 32 persen.

Persentase kelulusan siswa SMA, SMK Aceh dalam tes SNBT yang mencapai 41 persen itu, kata Alhudri dan Kabid GTK Disdik Aceh, Muksalmina mengambarkan, bahwa kemampuan siswa SMA dan SMK di Aceh untuk masuk perguruan tinggi negeri, melalui jalur SNBT, sudah cukup bagus.

Prestasi tingginya persentase kelulusan siswa SMA dan SMK di Aceh masuk PTN melalui jalur SNBT itu, bisa terjadi, menurut Kadisdik Aceh, Drs Al Hudri, MM, merupakan buah hasil kerjasa keras dan kerjasa sama para guru, pengawas, kepala sekolah, Kepala Cabdin Kabupaten/Kota, jajaran Dinas Pendidikan Aceh dan Pemerintah Aceh serta Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, terhadap berbagai program dan kegiatan yang diaksanakan di daerah untuk peningkatan mutu pendidikan siswa SMA, SMK, direspon cepat dengan positif.

Contohnya terkait program bersih-bersih sekolah. Kemudian, kepala sekolah wajib membuat laporan tahunan terkait program belajar mengajar di sekolahnya dan upaya serta target kelulusan siswanya untuk bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri.

Prestasi yang kita capai ditingkat di tingkat nasional, bukan kerja satu atau dua orang saja, atau sekelompok orang, melainkan kerja koloborasi bersama yang terencana dengan baik dan terintegrasi pelaksanaannya.

Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan Aceh membuat program dan kegiatan, kemudian program dan kegiqtan itu diemplementasikan oleh Kacabdin beserta jajarannya, antara lain MKKS, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, para dewan guru, siswa dan orang tua siswa mendukung sepenuhnya.

Pemerintah Aceh dan Dinas Pendidikan, kata Alhudri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya program dan kegiatan peningkatan mutu guru dan siswa yang kita laksanakan beberapa tahun lalu sampaia kini, yang buahnya mulai kita rasakan pada tahun lalu, tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya.

Kepala Bidang  Guru, dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Aceh, Muksalmina menyatakan, prestasi yang kita raih dalam tahun ini, merupkan hasil kerja keras dan kerja bersama kacabdin di daerah, pengawas, kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta pihak lain yang peduli dan peka terhadap peningkatan mutu pendidikan di Aceh.

Program dan kegiatan yang sudah berjalan selama ini, kata Muksalmina, terus dilaksanakan dan prestasi yang diraih ini, jangan membuat lupa diri, melainkan harus lebih giat lagi melakukan inovasi baru dan kreativitas untuk menyiapkan bahan ajar kepada siswa.

Alasannya, tantangan ke depan semakin banyak, dan persaingan menjadi lebih ketat, kalau kita tidak terus mengikuti perkembangan teknologi yang terus bergulir, maka kita akan ketinggalan. Prestasi yang kita raih saat ini, merupakan hasil kerja keras dan kerjasama kita, untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved