Idul Adha 1444 H

Apa Hukum Menjual Daging Kurban? Simak Penjelasan Buya Yahya

Daging kurban saat Idul Adha biasa berlimpah. Bahkan di satu keluarga bisa mendapatkan lebih dari satu jatah, bolehkah kita menjualnya?

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Istimewa
Ilustrasi daging kurban - Tumpukan daging kurban Partai Demokrat Aceh untuk dibagi ke masyarakat," Senin (11/7/2022). 

Lanjut Buya Yahya, memang selama ini umumnya untuk kurban sering menggunakan hewan jantan karena dinilai lebih gagah.

"Memang umumnya kambing laki-laki sebab apa? Yang gagah adalah kambing laki-laki," katanya.

Namun, jika kita dapat kambing jantan tetapi kecil dibanding kambing betina, maka pilihlah kambing betina karena dagingnya lebih banyak.

"Cuman kalau kita dapat kambing laki-laki kuntet sama kambing betina yang gede, ya pilih gede dong, dagingnya banyak," imbuh Buya Yahya.

Hewan kurban Idul Adha yang besar dapat bermanfaat untuk umat.

Semakin besar hewan kurban Idul Adha, maka semakin banyak umat yang akan menerimanya.

Terakhir, Buya Yahya menegaskan bahwa anggapan ber kurban harus menggunakan hewan jantan selama ini adalah kesalahpahaman yang harus diluruskan.

"Jadi ada kesalahpahaman, memang kalau tidak dipahakman juga repot, kesalahpahaman itu kalau tidak dijelaskan juga repot," pungkasnya.

Apakah Kurban Setiap Tahun atau Cukup Sekali Seumur Hidup? Ini Kata Buya Yahya

Pada Hari Raya Idul Adha, umat Muslim biasanya akan ber kurban baik itu sapi atau kambing.

Namun yang menjadi pertanyaan, apakah kurban dilakukan setiap tahun atau cukup sekali seumur hidup?

Mengenai apakah kurban setiap tahun atau sekali seumur hidup, berikut ini dijelaskan oleh Buya Yahya dalam kajian yang dakwah diunggah dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 25 Juni 2023.

Dalam kajiannya Buya Yahya menyampaikan bahwa kurban itu dianjurkan dilakukan setiap tahun bukan sekali seumur hidup.

"Berkurban dianjurkan, disunahkan setiap tahun ya," kata Buya Yahya.

Selama ini sering kali tersebar anggapan di masyarakat yang salah bahwa ber kurban cukup sekali seumur hidup padahal tidak seperti itu kebenarannya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved