video
VIDEO Moeldoko Bantah Jadi Beking Panji Gumilang
Panji Gumilang terang-terangan meminta keluar jika ada anggota MUI yang ikut hadir ke Al-Zaytun.
SERAMBINEWS.COM - Sikap penolakan panji pada Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebenarnya sudah ditunjukkan.
Yakni saat Ketua Tim Investigasi bentukan Pemprov Jawa Barat mendatangi pondok pesantren Al-Zaytun pada 22 Juni lalu untuk menyampaiakan undangan klarifikasi di Gedung Sate.
Di hadapan Ketua Tim Investigasi Al-Zaytun, Badruzzaman M Yunus, Panji Gumilang terang-terangan meminta keluar jika ada anggota MUI yang ikut hadir ke Al-Zaytun.
Bagaimana tidak? Karena muncul desas-desus jika pondok Pesantren Al-Zaytun mendapat "back up" dari orang Istana.
Presiden membantah isu ini dan memastikan tidak ada keterlibatan orang Istana soal polemik Ponpes Al-Zaytun.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko juga membantah dikaitkan menjadi pelindung Ponpes Al-Zaytun.
Meski demikian, Moeldoko mengaku pernah memberikan ceramah di Ponpes Al-Zaytun.
Tidak kooperatifnya Panji Gumilang selama proses klarifikasi, membuat Majelis Ulama Indonesia mendesak aparat penegak hukum segera menangkap pendiri Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang.
Menurut MUI, Panji telah menghina dan melecehkan agama Islam. Selain itu, Panji diketahui terafiliasi dengan NII. (*)
Editor: Aldi Rani
Narator: Suhiya Zahrati
Baca juga: Sang Adik Tidak Terima Panji Gumilang Dituding Sesat, Abdul Wahib Singgung soal Fitnah
Baca juga: Daftar Khatib dan Imam Shalat Idul Adha di 59 Lokasi Aceh Besar pada 29 Juni 2023,Ini Bacaan Niatnya
Baca juga: HORE! Bansos BPNT PKH 2023 Tahap 3 Segera Cair, Segera Data Anda di Cekbansos.kemensos.go.id