Jumat, 10 April 2026

Khanduri Laot

Jelang Melaut Nelayan Idi Gelar Khanduri Laot dan Santunan Anak Yatim

Khanduri ini bertujuan untuk memohon keberkahan dari Allah SWT agar nelayan diberikan keselamatan, kesehatan, dan melimpah rezeki saat melaut.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Dok PPN Idi.
Kepala UPTD PPN Idi, Ermansyah SSt,Pi bersama nelayan saat mengikuti Khanduri Laot di komplek Angkatan Laut Kuala Idi, Desa Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, sekaligus menyantuni 300 anak yatim dari 9 desa, Senin (3/7/2023). 

Laporan Seni Hendri Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Pasca libur Hari Raya Idul Adha 1444 H, terhitung Selasa (4/7/2023) hari ini nelayan Idi, Aceh Timur, mulai melaut.

"Sesuai dengan kesepakatan hukum adat laot setelah kenduri laot, nelayan sudah bisa berangkat melaut. Selasa hari ini nelayan sudah mulai berangkat melaut," ungkap Kepala UPTD PPN Idi, Ermansyah SSt,Pi, kepada Serambinews.com.

Senin (3/7/2023) kemarin, nelayan Idi menggelar Khanduri Laot di komplek Angkatan Laut Kuala Idi, Desa Blang Geulumpang, Kecamatan Idi Rayeuk, sekaligus menyantuni 300 anak yatim dari 9 desa.

Khanduri ini bertujuan untuk memohon keberkahan dari Allah SWT agar nelayan diberikan keselamatan, kesehatan, dan melimpah rezeki saat melaut.

Baca juga: Seminggu Nongkrong di TikTok, Pengikut Amanda Manopo Langsung Melesat 4,5 juta dengan 28 juta Like

Kepala UPTD PPN Idi, Ermansyah SSt,Pi, dalam sambutannya mengajak masyarakat Nelayan Idi untuk mentaati adat-istiadat yang telah ditetapkan bersama nelayan lainnya untuk tidak melaut sampai acara khanduri laot selesai dilaksanakan.

"Khanduri ini kita laksanakan sebagai bentuk syukur atas rizki yang telah diberikan Allah swt. Selain itu khanduri laot adalah sebuah tradisi atau kebiasaan masyarakat Aceh yang harus dipertahankan dan dilestarikan kedepannya," ungkap Ermansyah.

Sementara itu, Panglima Laot Lhok Kuala Idi, Sulaiman AB mengatakan sebelum khanduri laut dilaksanakan para nelayan Lhok Kuala Idi tidak dibenarkan untuk melaut sampai acara khanduri laut selesai dilaksanakan.

Apabila ada nelayan yang melaut juga akan dikenakan sanksi yang telah ditatapkan bersama.

"Kita berharap dengan adanya khanduri laot ini akan menjalin hubungan silaturrahmi antara sesama nelayan dan juga sebagai bentuk rasa syukur apa yang telah diberikan Allah SWT," ucap Sulaiman.(*)

Baca juga: Perkuat Sinergisitas, Puluhan Anggota TNI Datangi Mapolres Aceh Selatan

Baca juga: Polri Buka Layanan Aduan Cepat Melalui Call Center 110 Termasuk untuk Aduan Kriminalitas

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved