Nasional
Bjorka Kembali Beraksi, Bocorkan 34,9 Juta Data Paspor WNI, Ini Kata Pakar dan Pihak Pemerintah
34,9 juta data paspor warga Indonesia yang dibocorkan oleh peretas Bjorka dilaporkan valid setelah dilakukan analisis
Peretas Bjorka Kembali Beraksi, Bocorkan 34,9 Juta Data Paspor WNI, Ini Kata Pakar dan Pihak Pemerintah
SERAMBINEWS.COM - Peretas Bjorka kembali jadi pembahasan publik di Tanah Air.
Karena Bjorka kembali melakukan peretas terhadap data Warga Negara Indonesia (WNI).
Kali ini data paspor WNI yang dibocorkan Bjorka.
Tak tanggung-tanggung, data yang dibocorkan mencapai 34,9 juta data paspor WNI.
Pakar keamanan siber sekaligus Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber dan dan Komunikasi (CISSReC), Pratama Dahlian Persadha, menyatakan 34,9 juta data paspor warga Indonesia yang dibocorkan oleh peretas Bjorka dilaporkan valid setelah dilakukan analisis.
"Data yang dibagikan sebagai data sampel tersebut adalah data yang valid karena di salah satu baris data di fail sampel yang dibagikan tersebut juga ada data paspor lama saya yang sudah kedaluwarsa pada tahun 2011," kata Pratama saat dihubungi pada Jumat (7/7/2023).
Baca juga: Bjorka Klaim Bocorkan 44 Juta Data MyPertamina, Pertamina: Kami Lakukan Investigasi
Menurut Pratama, lembaga terkait seperti Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Badan Siber dan Sandi Negara patut melakukan investigasi mendalam buat mencari celah kebocoran data paspor itu.
"Untuk saat ini tidak dapat diketahui dengan pasti apakah data yang dibagikan tersebut memang berasal dari server (peladen) Ditjen Imigrasi atau Bjorka mengambil data tersebut dari data kebocoran lainnya," ucap Pratama.
Pratama mengatakan, kasus kebocoran data yang berulang bisa membuat masyarakat dalam bahaya.
Sebab data masyarakat yang dicuri bisa digunakan dalam aksi kejahatan atau hal lain yang membuat kerugian besar.
Dugaan kebocoran 34 juta data paspor WNI itu sebelumnya disampaikan di media sosial Twitter pada Rabu (5/7/2023), oleh Teguh Aprianto yang merupakan pendiri Ethical Hacker Indonesia melalui akun @secground.
Baca juga: Cyber Security yang Pernah Bobol Situs NASA: Bjorka Kelihatan Kayak Orang Indonesia Sih
Menurut Teguh, Bjorka mengeklaim mengambil 34,9 juta data paspor WNI dalam kondisi terkompres sebesar 4 GB.
Data itu dijual oleh Bjorka seharga us$ 10.000. Bjorka juga membagikan 1 juta data itu sebagai sampel bagi yang berminat.
Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Silmy Karim mengatakan, peladen Imigrasi berada di Pusat Data Nasional (PDN), yang dikelola Kemenkominfo.
OJK Bersama Stakeholders Perkuat 3 Pilar Pengembangan Pasar Modal, Ini Tujuannya |
![]() |
---|
Kemenag Gelar Silaturahmi Nasional FKUB dan Lembaga Keagamaan |
![]() |
---|
Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Usaha OMC, Catut Nama Omnicom Group |
![]() |
---|
Potensi Pidana, OJK Tegaskan Tak Terlibat dalam Jasa IPO PT Investindo Public Optima |
![]() |
---|
SBI Raih 4 Penghargaan Top CSR Awards 2025, Tegaskan Komitmen pada Bisnis Berkelanjutan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.