Minggu, 12 April 2026

ART yang Bawa Jasad Bayi Sendiri ke Rumah Sakit Akhirnya Dibebaskan, Begini Penjelasan Polisi

Aparat kepolisian membeberkan penyebab meninggalnya bayi dari asisten rumah tangga (ART) di Gambir, Jakarta Pusat.

Editor: Eddy Fitriadi
Google/Net
Ilustrasi. ART yang Bawa Jasad Bayi Sendiri ke Rumah Sakit Akhirnya Dibebaskan, Begini Penjelasan Polisi. 

SERAMBINEWS.COM - Aparat kepolisian membeberkan penyebab meninggalnya bayi dari asisten rumah tangga (ART) di Gambir, Jakarta Pusat.

ART berinisial GM (19) itu sebelumnya membawa bayinya ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Hady Siagian mengungkapkan, penyebab meninggalnya bayi itu karena GM sempat meminum obat pereda sakit lambung.

Akibatnya, GM mengalami kontraksi hingga melahirkan.

"GM itu punya sakit maag, dia makan salah satu jenis obat sakit lambung. Setelah itu dia mengalami kontraksi hingga melahirkan anaknya di kos-kosan di Gambir," ucap Hadi saat dikonfirmasi, Minggu (9/7/2023).

Lanjut Hady, dirinya pun mengatakan bahwa anak yang dilahirkan GM yang kemudian meninggal dunia itu bukan hasil hubungan gelap.

Berdasarkan keterangan GM, anak tersebut merupakan hasil dari pernikahan sirinya namun kini telah bercerai.

"Anak itu hasil dari suami sirinya, GM telah bercerai dari suaminya dan dia tinggal di kosan sendirian," jelasnya.

Alhasil berdasarkan proses penyelidikan, Hady menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya unsur pidana dalam kejadian tersebut termasuk dugaan praktik aborsi.

GM pun dikatakan Hady kini sudah dibebaskan dan hanya menjalani wajib lapor ke pihak berwajib.

"GM tidak ditahan, kita belum melihat adanya aborsi karena kita belum dapati unsur ke arah sana. GM itu juga sudah punya anak satu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial GM (19) diamankan polisi lantaran membawa bayi dalam keadaan sudah meninggal ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2023) kemarin.

Kanit Reskrim Polsek Gambir Kompol Andhika Aris Prasetya membenarkan hal tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari rumah sakit terkait hal tersebut.

"Iya benar. Kami sudah lakukan interogasi awal setelah dapat informasi dari pihak rumah sakit. Kasusnya sekarang ditangani Unit PPA Polres Metro Jakarta Pusat," kata Andhika ketika dikonfirmasi, Minggu (9/7/2023).

Dijelaskan Andhika, adapun hal itu bermula ketika GM membawa jasad seorang bayi ke rumah sakit dan mengaku bahwa dirinya hanya dititipkan oleh temannya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved