Rabu, 8 April 2026

Video

VIDEO Putin Temui 34 Tentara Wagner, Pasca 5 Hari Setelah Upaya Kudeta

Yevgeny Prigozhin menjelaskan tentang tujuannya melakukan upaya kudeta terhadap militer Rusia itu.

SERAMBINEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin ternyata telah menemui Yevgeny Prigozhin, bos perusahaan militer swasta Wagner, hanya lima hari setelah upaya kudeta Wagner yang dihentikan.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Dmitry Peskov mengatakan Putin mengundang Yevgeny Prigozhin dan 34 tentara Wagner ke pertemuan di Moskow.

Itu adalah komunikasi pertama Putin dengan Yevgeny Prigozhin setelah upaya kudeta Wagner yang dihentikan pada 24 Juni 2023.

Yevgeny Prigozhin menjelaskan tentang tujuannya melakukan upaya kudeta terhadap militer Rusia itu.

Menurut juru bicara itu, Yevgeny Prigozhin mengatakan kepada Vladimir Putin, Wagner mendukungnya tanpa syarat.

Beberapa hari sebelum pertemuan itu, Wagner melancarkan upaya kudeta terhadap Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu pada 23 Juni 2023.

Yevgeny Prigozhin memimpin tentara Wagner dari Ukraina menuju Kota Rostov untuk merebut markas militer Rusia di sana.

Mereka berhasil menduduki markas tersebut tanpa perlawanan, dikutip dari CNN Internasional.

Pada 24 Juni 2023, Yevgeny Prigozhin dan Wagner mengatakan akan menuju Kota Moskow.

Melihat ancaman ini, Presiden Vladimir Putin mengatakan akan menghukum Wagner yang dianggap mengkhianati negara.

Sekutu Putin, Presiden Belarus Alexander Lukashenko, kemudian menengahi permasalahan ini.

Lukashenko berhasil menghubungi Yevgeny Prigozhin dan mengatakan Rusia bisa menghancurkannya seperti serangga jika ia tidak menghentikan aksinya.

Sementara Putin tidak bisa menghubungi Yevgeny Prigozhin saat itu, Lukashenko justru berhasil bernegosiasi dengan bos Wagner itu.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved