Berita Pidie
Jadi Perputaran Ekonomi, Pemkab Didesak Pertahankan Venue Arung Jeram PON Aceh-Sumut di Pidie
"Saat cabor arung jeram digelar di Pidie, tentunya semua kontingen atlet seluruh Indonesia akan datang dan pulang melalui Banda Aceh.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
"Saat cabor arung jeram digelar di Pidie, tentunya semua kontingen atlet seluruh Indonesia akan datang dan pulang melalui Banda Aceh. Ingat, perputaran ekonomi hanya ada di Aceh, dan tidak di luar Aceh," tegasnya.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie didesak Sungai Geumpang di Kecamatan Mane sebagai venue arung jeram pada perhelatan PON Aceh- Sumut 2024.
Desakan pada Pemkab, seiring adanya upaya pemindahan cabor arung jeram PON Aceh-Sumut ke kabupaten lain.
"Saya rasa, kita sebagai masyarakat Pidie harus menyatakan sikap, untuk mendukung penuh dan mempertahankan venue arung jeram digelar di Sungai Geumpang, Kecamatan Mane," kata Penggiat Olahraga dan Wisata Arung Jeram, Zian Mustaqim, kepada Serambinews.com, Jumat (14/7/2023).
Menurutnya, jika ditilik dari aspek promosi daerah, tentunya satu momen penting untuk mempromosikan potensi alam Pidie kepada warga Indonesia.
Sebab, kata Zian, perhelatan PON adalah kesempatan, di mana Pemkab Pidie bersama masyarakat menunjukkan, bahwa iklim Pidie sangat kondusif untuk kunjungan warga luar.
Apalagi, Pidie memiliki dengan beragam sosial budaya, yang siap menyuguhkan kenyamanan bagi warga luar.
Yang paling urgensi, kata Zian, dari sisi ekonomi Aceh, Pemerintah Aceh tentunya harus jeli melihat even nasional itu sebagai jembatan membangun ekonomi Aceh.
Sebab, even besar itu bukan hanya sekedar pelaksanaan olahraga saja yang sukses di bumi Aceh.
Baca juga: Waketum KONI Tinjau Venue Woodball dan Handball di Aceh Barat untuk Arena PON 2024, Warga Harap Jadi
"Saat cabor arung jeram digelar di Pidie, tentunya semua kontingen atlet seluruh Indonesia akan datang dan pulang melalui Banda Aceh. Ingat, perputaran ekonomi hanya ada di Aceh, dan tidak di luar Aceh," tegasnya.
Menurutnya, Pemerintah Aceh dan Pemkab Pidie harus memanfaatkan peluang even itu tidak hanya sebagai ajang penampilan olahraga saja, tapi aspek ekonomi akan dirasakan masyarakat.
Namun, jika tak siap dan mampu menjamin kegiatan, jangan diam saja.
Akan tetapi, segera serahkan kepada daerah lain yang sudah nyatakan siap dan mampu.
"Kami berharap Pj Bupati Pidie, serius mengajak semua elemen untuk membuktikan Pidie siap. Artinya Pidie tidak hanya siap untuk even olahraga saja, tapi siap untul peumulia jamei (memuliakan tamu)," pungkasnya. (*)
Baca juga: Ini Dua Cabor PON XXI 2024 Dilaksanakan di Aceh Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penggiat-olahraga-dan-wisata-arung-jeram-zian-mustaqim.jpg)