Berita Kutaraja

Forum Dekan FK Komit Kawal Pendidikan Dokter

Salah satu hasil pertemuan, mereka berkomitmen mengawal pendidikan tetap berkualitas.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Dok Humas
Para peserta Forum Dekan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (FORDEK-AIPKI) 2023 saat menghadiri kegiatan itu, Sabtu (22/7/2023) di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Para dekan Fakultas Kedokteran se-Indonesia menghadiri pertemuan Forum Dekan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (FORDEK-AIPKI) 2023, yang berlangsung pada 21 -23 Juli 2023, di Banda Aceh.

Salah satu hasil pertemuan, mereka berkomitmen mengawal pendidikan tetap berkualitas.

Forum ini merupakan wadah bagi para dekan dan pemimpin institusi pendidikan kedokteran di seluruh Indonesia untuk berkumpul, berbagi pengetahuan, dan berdiskusi mengenai isu-isu kunci dalam bidang pendidikan kedokteran.

Asosiasi yang beranggotakan 91 institusi penyelenggara Pendidikan Kedokteran ini, dipimpin oleh Prof Dr dr Budi Santoso, Sp.OG(K)., Subsp.F.E.R.

Dalam pertemuan itu, dihasilkan sejumlah kesepakatan bersama.

Pertama, AIPKI akan terus mengawal dan memastikan sistem pendidikan dokter, dokter spesialis, dan sub spesialis tetap berkualitas.

Kemudian, AIPKI akan membentuk pokja untuk memberikan masukan terhadap Rancangan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri sebagai representasi Asosiasi Institusi Pendidikan Kesehatan.

Terakhir, AIPKI tetap berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan kedokteran yang bermartabat, beretika, bermoral, dan profesional.

Kegiatan Fordek ini sendiri akan diisi pemaparan dari kementerian terkait seperti Kemendikbud, Kemendagri para kepala daerah, serta dari institusi pendidikan kedokteran.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Prof Dr dr Maimun Syukri, SpPD, KGH Finasm mengatakan, USK merasa terhormat atas penunjukan menjadi tuan rumah dalam kegiatan penting ini.

“Pemerintah belakangan menyampaikan bahwa Indonesia kekurangan tenaga dokter. Kami berharap dalam pertemuan strategis ini akan lahir kebijakan baru dari para dekan yang akan menjadi jalan dalam membantu pemerintah menyediakan tenaga Kesehatan, khususnya dokter di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ketua AIPKI Pusat, Prof Dr dr Budi Santoso SpOG (K) menyampaikan, AIPKI komit untuk terus mengembangkan Pendidikan Kedokteran Indonesia, meskipun belakangan pola Pendidikan Kedokteran sedang mendapat sorotan dari berbagai pihak. 

AIPKI juga menyambut baik dibukanya moratorium Fakultas Kedokteran di Indonesia dan sampai saat ini sudah 6 Fakultas Kedokteran baru yang mulai menerima mahasiswa baru.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved