Berita Viral
Idun Rohim Belum Ditemukan, Jamaah Haji asal Sumsel Ini Masih Hilang: Tersisa 4 Hari Lagi
Saat itu dirinya pamit ke toilet. Namun setelah ditunggu-tunggu, Idun Rohim tidak kunjung kembali dan dinyatakan hilang sampai hari ini.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
Idun Rohim Belum Ditemukan, Jamaah Haji asal Sumsel Ini Masih Hilang: Kloter Akhir Pulang 29 Juli
SERAMBINEWS.COM – Keberadaan Idun Rohim Zen bin Rohim (84), jamaah haji Indonesia asal Sumatera Selatan (Sumsel) yang hilang di Tanah Suci Mekkah, hingga kini belum ditemukan.
Idun Rohim diketahui hilang setelah menjalankan Wukuf di Arafah pada Selasa (27/6/2023).
Saat itu dirinya pamit ke toilet. Namun setelah ditunggu-tunggu, Idun Rohim tidak kunjung kembali dan dinyatakan hilang sampai hari ini.
Artinya sudah 28 hari Idun Rohim belum diketahui keberadaanya di Tanah Suci Mekkah.
Jamaah haji dari Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan ini masih terus dilakukan pencarian.
Idun Rohim tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 20 embarkasi Kota Palembang.
Baca juga: Cerita Pilu Jamaah Haji Tak Bisa Lihat Kabah, Profesinya Sebelum Tobat Disebut Jadi Penyebab

Kloter tersebut dijadwalkan kembali pulang ke Tanah Air dari Arab Saudi pada Sabtu (29/5/2023).
Namun dari total 60 orang jamaah, hingga hari ini Selasa (25/7/2023), Idun Rohim belum ditemukan tanda-tanda keberadaanya.
Padahal jadwal pulang dirinya hanya menyisakan 4 hari lagi.
"Kalau sesuai jadwal direncanakan kepulangan di tanggal 29 Juli 2023 mendatang atau 4 hari lagi,”
“Namun sampai hari ini orang tua saya belum juga ditemukan," kata Jaidi, anak kandung Idun saat dikonfirmasi lewat telpon pada Selasa (25/7/2023) pagi, dikutip dari TribunSumsel.
Menurut Jaidi, meskipun nantinya seluruh jamaah kloter 20 embarkasi Kota Palembang sudah kembali ke Indonesia, namun proses pencarian masih akan terus dilakukan sampai benar-benar ditemukan bukti-bukti autentik.
"Sesuai informasi dari petugas haji di sana (Arab Saudi), kegiatan pencarian orang tua saya tidak akan dihentikan sampai benar-benar ditemukan dalam bentuk fisik,”
“atau jika meninggal ada bukti lokasi pemakaman. Pihak pengurus haji bertanggung jawab sepenuhunya," ujarnya.
Selain itu, Jaidi mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh petugas kepolisian dan petugas haji yang terlibat dalam proses pencarian yang terhitung telah berjalan sekitar 28 hari terakhir.
"Saya berterimakasih dengan semuanya yang tidak mengenal rasa lelah dan terus bekerjasama untuk mencari keberadaan orangtua saya selama ini," tuturnya dengan nada terbata-bata.
"Tentunya keluarga besar kami masih percaya adanya pertolongan Allah SWT bisa ditemukan selamat," pungkasnya.
Kronologis Idun Rohim Hilang di Tanah Suci
Seorang hamaah haji Indonesia asal Sumatera Selatan dikabarkan hilang di Arab Saudi.
Jamaah haji bernama Idun bin Rohim berusia 84 tahun itu sudah dua pekan belum diketahui keberadaanya.
Ia terakhir kali memberi kabar kalau dirinya mau ke toilet atau WC setelah menyelesaikan Wukuf Arafah.
Namun selepas itu, keberadaan Idun tidak diketahui.
Kabar kehilangan pria berusia 84 tahun itu juga sudah disampaikan ke keluarga.
Pihak keluarga mengaku khawatir dengan nasib Idun yang sudah dua minggu tidak kunjung ditemukan.
Mereka bahkan menggelar dzikir setiap hari, bermunajat kepada Allah agar Idun segera ditemukan dan pulang ke Tanah Air.
Idun bin Rohim merupakan warga Dusun 1, Desa Sukadarma, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Ia berangkat ke Tanah Suci bersama 59 jamaah haji kloter 20 embarkasi Kota Palembang pada Senin (19/6/2023) lalu.
Pihak keluarga, Jam'an menyebut keluarganya kecewa sekaligus cemas lantaran sudah hampir dua minggu tak mendapat kabar keberadaan orang tuanya yang kini tengah melaksanakan ibadah haji.
"Saya mendapatkan informasi dari pengurus agen haji beberapa jam setelah ibadah wukuf di Arafah, dia menyebut orang tua saya tertinggal oleh rombongannya saat tengah berada WC," ujarnya Senin (10/7/2023), dikutip dari TribunSumsel.
Hingga kini pihaknya juga sudah mencoba menghubungi Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan maupun ketua kloter.
Namun Jam’an menyebut informasi terkait keberadaan orang tuanya masih nihil alias tidak diketahui keberadaanya.
"Sampai hari ini saya terus menanyakan informasi terbaru ke pengurus agen haji dan saudara yang kebetulan berada satu kloter dengannya,"
"Tetapi sampai sekarang informasi yang kami peroleh masih sama atau belum ditemukan," ungkapnya.
Sebagai seorang anak, Jam'an menginginkan informasi yang jelas dari pihak terkait.
Terutama dari ketua kloter, dokter kloter, pemerintah pusat dan pihak yang bertanggung jawab atas jamaah Haji Indonesia.
"Sesuai informasi yang kami dapatkan kalau mereka yang tergabung dalam kloter 20 masih berada di Mekkah sampai 4 hari ke depan. Setelah itu akan berpindah ke Madinah,"
"Kami sangat berharap orangtua saya bisa ditemukan dalam keadaan apapun. Semoga saya kondisinya masih sehat walafiat," harapnya.
Diceritakan Jam'an, orangtuanya pertama kali mendaftar haji pada tahun 2014 silam bersama istrinya.
Belum selesai setoran selama 10 tahun, orang tuanya bernama Idun bin Rohim diperbolehkan berangkat haji duluan lantaran masuk kategori lansia yang wajib didahulukan.
"Tepat pada 18 Juni lalu kami keluarga besar mengantar ayah ke Asrama Haji Palembang,”
“Selanjutnya tanggal 19 Juni dia diberangkatkan menuju ke Arab Saudi bersama 59 orang lainnya,"
"Sesampainya di Mekkah, pengurus agen haji mengabari kami kalau dia sudah sampai,”
“Setelah 4 hari disana kami mendapatkan kabar kalau ayah hilang dan ditemukan di rumah sakit sedang dirawat karena darah tinggi," papar dia.
Tidak berselang lama, Idun kembali beraktivitas dan menjalani ibadah.
Akan tetapi saat wukuf di Arafah, Idun meminta izin untuk ke WC.
"Sewaktu ditunggu oleh rombongan, orangtua saya ini tidak lagi kembali ke lokasi dan setelah dicari tak kunjung ditemukan hingga sekarang," urainya.
Sementara itu, raut wajah kesedihan dan rasa kehilangan juga dirasakan oleh Sanuda (72), istri Idun.
Ia tidak henti-hentinya menangis mengharapkan suaminya segera ditemukan dalam keadaan sehat dan bisa kembali ke tanah air.
Menurutnya hampir setiap saat berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah SWT.
Agar mukjizat datang menghampiri.
"Setiap hari setelah saya berdoa dan sholat tahajud meminta pertolongan Allah SWT,”
“Bahkan setiap malam disini selalu didatangi oleh sanak saudara untuk melantunkan dzikir dan yasin," ungkap Sanuda.
Besar harapan Sanuda agar pria kesayangannya tersebut bisa kembali ke rumah dan bisa hidup bersama kembali.
"Saya sangat berharap apapun keadaannya, suami saya bisa ditemukan dan kami mendapatkan kabar baik,”
“Saya percaya pertolongan Allah SWT akan datang. Apalagi dia tengah beribadah di tanah suci," tukasnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
berita viral
Idun Rohim
jamaah haji
Sumatera Selatan
jamaah haji hilang di Tanah Suci
Mekkah
Wukuf
Ogan Komering Ilir
Serambi Indonesia
Serambinews
Kronologi Bripda MA Lempar Helm ke Pengendara Motor hingga Koma, Keluarga dan Polisi Beda Versi |
![]() |
---|
Viral Dosen Lempar Skripsi ke Lantai, Mahasiswa Emosi Tendang Meja: Dimana Ibu Satu Minggu? |
![]() |
---|
Viral! Penangkapan Demonstran DPR oleh Polisi di Restoran Mie, Pengunjung 'Pasang Badan' |
![]() |
---|
Detik-detik Imam di Sulteng Ditikam Jamaah saat Salat Subuh, Pelaku Ternyata Dalam Kondisi Ini |
![]() |
---|
3 Cerita Viral Bawa Jenazah Pakai Sepmor, di Gorontalo Pria Bawa Jasad Kakaknya Lewati Hutan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.