Selasa, 28 April 2026

Modus Penipuan Anak

Dewan Sarankan Dinas Pendidikan Usut Peneror Orang Tua Murid di Aceh Tamiang

“Pertanyaannya, bagaimana pelaku bisa mendapat nomor ponsel orang tua murid, ini harus diusut,” kata Fadlon, Rabu (26/7/2023).

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Kondisi SDN 2 Percontohan Karangbaru di saat jam pulang sekolah, Rabu (26/7/2023) siang. Sedikitnya enam wali murid dihubungi pria misterius yang mengabarkan berita hoaks. 

“Pertanyaannya, bagaimana pelaku bisa mendapat nomor ponsel orang tua murid, ini harus diusut,” kata Fadlon, Rabu (26/7/2023).

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sejumlah orang tua murid SDN 2 Percontohan Karangbaru, Aceh Tamiang nyaris menjadi korban penipuan oleh pria misterius. 

Kejahatan ini dinilai cukup serius sehingga perlu dilakukan pengusutan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon menyikapi kasus percobaan penipuan terhadap sejumlah wali murid SDN 2 Percontohan Karangbaru, Aceh Tamiang, Rabu (26/7/2023). 

Politisi Partai Aceh ini mencium, ada kebocoran data murid yang kemudian disalahgunakan oleh pihak lain.

“Pertanyaannya, bagaimana pelaku bisa mendapat nomor ponsel orang tua murid, ini harus diusut,” kata Fadlon, Rabu (26/7/2023).

Fadlon menyarankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Tamiang membentuk tim untuk menelusuri dugaan kebocoran data ini. 

Berdasarkan amatannya, ponsel wali murid hanya diketahui oleh wali kelas dan wali murid lain yang tergabung dalam grup WhatsApp.

Baca juga: Tidak Hanya Satu, Pelaku Ternyata Teror Enam Orang Tua Murid

“Ini yang perlu ditelusuri, agar tidak terjadi saling curiga,” ungkapnya.

Di sisi lain dia berharap, seluruh sekolah meningkatkan pengamanan dan pengawasan terhadap murid.

Secara pribadi dia mengapresiasi sikap SDN 2 Percontohan Karangbaru yang langsung memberi informasi kepada seluruh wali murid pasca-upaya penipuan itu terjadi.

“Sudah tepat, pihak sekolah sudah proaktif, sehingga tidak ada korban dalam kasus ini,” kata Fadlon.

Sebelumnya, Muti warga Karangbaru, Aceh Tamiang, Rabu (26/7/2023) pagi dihubungi pria tidak dikenal yang mengabarkan putrinya terluka saat bermain di sekolah dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

Pelaku menggunakan nomor 082226643616.

Baca juga: Penipu Teror Orang Tua Murid, SD di Aceh Tamiang Tingkatkan Pengawasan

Muti mengaku sempat syok karena percaya, kalau pria yang menghubunginya pihak sekolah.

Sebab kata dia, pelaku menyebut nama putrinya yang tercatat sebagai murid kelas 2 SDN 2 Percontohan Karangbaru, Aceh Tamiang.

“Dia memperkenalkan diri dari sekolah, mengonfirmasi kalau nama anak saya D, terus dia bilang anak saya di rumah sakit karena jatuh di sekolah,” kata Muti.

Pelaku kemudian mengarahkan Muti berkoordinasi dengan guru yang mendampingi putrinya di sekolah. 

“Dia memberi nomor ponsel guru itu, tapi mungkin karena dengar suara suami saya, dia mematikan ponselnya,” kata Muti.

Merasa ada yang tidak wajar, dia kemudian melakukan konfirmasi ke pihak sekolah. 

Kabar yang diterima pun bertolak belakang dengan informasi dari penelepon gelap tersebut.

Belakangan diketahui, masih ada wali murid lain yang dihubungi pelaku dengan modus serupa.

“Anak saya baik-baik saja, tidak ada kejadian seperti yang dibilang penelepon itu,” ujarnya.

Pihak sekolah sendiri kemudian merespons cepat kejadian ini dengan menyampaikan agar orang tua tidak mempercayai informasi tersebut. 

Sekolah menegaskan informasi yang berkaitan dengan murid akan disampaikan langsung wali murid. (*)

Baca juga: BREAKING NEWS - Penipu Teror Orang Tua Murid di Aceh Tamiang, Modus Anak Kritis di RS

 

 
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved