Sabtu, 11 April 2026

Peluang Kerja

Disnaker Magangkan 194 Tenaga Kerja Muda di 49 Perusahaan

Ketua Forum Koordinasi Jejaringan Pemagangan (FKJP) Aceh, Jamaluddin mengatakan, program pemagangan tenaga kerja muda di

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HERIANTO
Kadisnakermobduk Aceh, Akmil Husin, foto bersama undangan dan peserta magang tahun 2023, di Hotel Rasa Mala Kota Banda Aceh, Senin (31/7). 

Laporan Herianto l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM - Dinas Tenaga Kerja dan Moblitas Penduduk atau Disnakermobduk Aceh, pada tahun anggaran 2023 ini memagangkan 194 orang tenaga kerja muda di 49 perusahaan di Aceh.

Acara pembukaannya dilaksanakan oleh Kadismobduk Aceh, Akmil Husen, yang dihadiri Plt Kadisdik Aceh, Dr Asbaruddin, Ketua Forum Koordinasi Pemangan Jejaring Pemagangan (FKJP) Aceh, Jamaluddin,  Pengurus Kadin Aceh dan perwakilan perusahaan penerima magang tenaga kerja muda, di Hotel Rasa Mala, Setui, Banda Aceh, Senin (31/7)

Ketua Forum Koordinasi Jejaringan Pemagangan (FKJP) Aceh, Jamaluddin mengatakan, program pemagangan tenaga kerja muda di perusahaan-perusahaan lokal maupun luar Aceh, yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh ini, programnya sangat baik, dengan tujuan memberikan kesempatan dan peluang untuk bisa bekerja kepada tenaga kerja muda Aceh tamatan sekolah vokasi/ SMK, Bidan, Perawat, Politeknik  dan sekolah kejuruan lainnya serta S1, di sejumlah perusahaan lokal dan luar Aceh.

Baca juga: Alami Kecelakaan, Arsy Hermansyah Anak Anang Hermansyah dan Ashanty Masih Dirawat Usai Terjatuh

FKJP, tegas Jamaluddin, siap membantu mencarikan peluang tempat pemagangan para tenaga muda Aceh yang berpotensi dan memiliki kompetensi serta skill yang cukup, untuk dimagangkan ke berbagai perusahaan swasta nasional, swasta asing dan BUMN.

Pada tahun 2022 lalu, sebut Jamaluddin, Dinsaker Mobduk Aceh bersama pihaknya, telah memagangkan 10 orang tenaga muda ke sejumlah perusahaan hotel di Mandalika, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan perusahaan pensuplai tenaga kerja ke kapal pesiar. Kesepuluh tenaga kerja muda dari Aceh itu kini sudah diangkat menjadi karyawan hotel dan pekerja kapal pesir di Eropa dan Dubai.

Setelah sukses memagangkan 10 orang tenaga kerja muda dari Aceh ke Mataram, sejumlah perusahaan perhotelan dan perusahaan penyuplai tenaga kerja ke Kapal Pesiar di Mataram NTB,  kembali meminta kirim tenaga kerja muda dari Aceh pada tahun ini. Karena ada permintaan Disnakermobduk bersama FKJP Aceh, kembali mengirim 20 orang dan kedua puluh orang tersebut sudah dikirim dan mereka kini sedang magang di sejumlah perusahaan di NTB.

Kenapa pihak perusahaan perhotelan meminta kembali untuk di kirim tenaga kerja muda dari Aceh, kata Kadismobduk Aceh, Akmil Husin, karena para pekerja muda yang sebelumnya dikirim sebanyak 10 orang, kinerja kerjanya sangat bagus, sehingga perusahaan tempat mereka magang langsung memperkerjakannya menjadi karyawan tetap.

Kepada 194 orang tenaga kerja muda yang dimagangkan di 49 perusahaan pada tahun anggaran 2023 ini, kata Akmil Husin, kita harapkan, pada saat menjalankan kerja magangnya selama lima bulan di perusahaan tersebut, tunjukkan prilaku yang sopan, santun, sikap yang positif, disiplin, jangan suka membantah, harus rajin, jujur, amanah, bertanggung jawab teradap pekerjaan,  serta tidak malas.

Selama melaksanakan magang di perusahaan, sebut Akmil Husin, peserta magang diberikan perlengkapan berupa baju, tas, ATK, dan uang saku Rp 1 juta/bulan, selama 5 bulan dari Disnakermobduk Aceh.

Akmil Husin mengatakan, program pemagangan ini, sangat membantu mengurangi angka pengangguran terbuka untuk golongan umur tenaga kerja muda dari 17 – 25 tahun. Sejak program pemagangan ini dilaksanakan, jumlah pemohon tamatan SMK/vokasi, bidan, perawat dan politeknik yang mengajukan permohonan untuk menjadi peserta pemagangan cukup banyak.

Peserta pemagangan di perusahaan, menurut panitia penyelenggara pemagangan Eva Ningsih, terlebih dahulu harus mengikuti tes menjadi peserta pemagangan. Mereka yang lulus tes pemagangan, baru diusulkan kepada perusahaan penerima tenaga kerja muda untuk magang.

Jadi, kata Eva Ningsih,  yang menjadi peserta pemagangan di sejumlah perusahaan,  terlebih dahulu, mengikuti tes pemagangan, diantaranya tes perilaku atau attitude dan kedisiplinan bekerja di sebuah perusahaan.

“Hal ini dilakukan, agar orang yang dimagangkan di perusahaan, adalah yang sudah berperilaku baik, tidak cepat marah, tidak kasar dan tidak ceroboh,” ujar Eva Ningsih.(*)

Baca juga: Saat Disinggung Rencana Tambah Momongan, Begini Jawaban Ria Ricis

Baca juga: Harga Emas Murni di Banda Aceh Rp 2.990.000 Per Mayam, Turun Rp 20 Ribu dari Pekan Lalu

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved