Kesal Sering Diomeli, Sopir Balas Dendam Campuri Minuman Bosnya dengan Obat Perangsang, Lalu?
Sejak menjadi direktur, An Thien tidak populer di kalangan karyawan karena dia terlalu ketat dalam bekerja.
Keesokan harinya, An Thien bangun dan menemukan bahwa dia ada di rumah.
Akan tetapi dia tidak ingat apa-apa, hanya ingat bahwa dia sangat mabuk, jadi dia tidak mengerti mengapa dia bisa pulang.
Dia menelepon staf bar dan tahu bahwa Duong Lam yang membawanya pulang.
Untuk berterima kasih kepada pengemudi ini, An Thien meminta informasi kontaknya dan mengundangnya makan malam.
Selama mengobrol, An Thien mengetahui bahwa Duong Lam menganggur, jadi dia langsung memutuskan untuk memberinya pekerjaan sebagai sopir pribadinya.
Mendapat kesempatan yang begitu bagus, Duong Lam langsung setuju.
Hanya setelah bekerja sebentar, Duong Lam tahu bahwa kepribadian An Thien begitu keras dan tidak menyenangkan.
Duong Lam selalu berusaha menyelesaikan pekerjaannya dengan baik, namun An Thien merasa dirinya tidak bertanggung jawab.
Suatu waktu, Duong Lam terlambat, menyebabkan An Thien menunggu 10 menit.
An Thien pun memarahi sopirnya dengan keras, bahkan mengancam akan memecatnya.
Setelah itu, konflik antara keduanya menjadi semakin intens.
Biasanya Duong Lam selalu mengendarai mobil sport An Thien.
Lantaran memiliki hak penuh untuk menggunakannya, terkadang juga Duong Lam memakainya untuk keperluan pribadi seperti jalan-jalan dengan teman.
Setelah itu, Ibu An Thien mengkritiknya karena mencium bau aneh di dalam mobil, karena dia adalah orang yang sangat bersih.
Dia memaksa Duong Lam untuk membersihkan mobil secara menyeluruh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sopir-balas-dendam-campuri-minuman-ibu-direktur-dengan-obat-perangsang.jpg)