Viral Medsos

Kakek Cabuli Bocah SD, dr Boyke : Pentingnya Orang Tua Beri Edukasi Seksual pada Anak, Ini 5 Caranya

Edukasi seksual perlu diberikan sejak dini pada anak. Hal ini penting bagi anak untuk melindungi dirinya dari predator seksual dan pedofilia.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Instagram
Kakek Cabuli Bocah SD di gang sempit di Jakarta. 

Kakek Cabuli Bocah SD, dr Boyke : Pentingnya Orang Tua Beri Edukasi Seksual pada Anak, Ini 5 Caranya

SERAMBINEWS.COM - Media sosial baru-baru ini digemparkan dengan sebuah video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi kakek bejat tengah mecabuli bocah SD.

Dikutip dari Tribunjakarta, kakek berusia 72 tahun itu mencabuli seorang anak SD, tepatnya di sebuah gang sempit di Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur. 

Tak hanya satu kali, pada rekaman CCTV yang lain, sang kakek juga melancarkan aksi tersebut pada bocah lainnya, ia meraba-raba korban yang tengah duduk di teras.

Kini, kakek berinisial U ini sudah ditangkap dan diamankan oleh tim kepolisian.

"Betul sudah ditangkap dan benar dua kali (melakukan pelecehan)," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Leonardus Harapantua Simarmata, Sabtu (12/8/2023) dikutip dari Tribunjakarta.

Di media sosial TikTok, banyak warganet yang mengatakan bahwa korban bocah SD tersebut tidak berani melawan si kakek karena kurangnya edukasi seksual yang diberikan para orang tua.

Baca juga: Bisa Cacat, dr Boyke Ungkap Bahaya Inses Hubungan Sedarah, Ungkit Kisah Raja Charles dan Cleopatra

Hal senada juga pernah disampaikan dr Boyke soal pentingnya peran orang tua dalam memberikan edukasi seksual kepada anak sejak belia.

Dikutip Serambinews.com dari akun Instagram @horn.indonesia, dr Boyke mengatakan, sebaiknya edukasi seksual perlu diberikan sejak dini kepada anak.

Menurutnya, pendidikan seksual penting dilakukan namun harus sesuai dengan porsinya.

Hal tersebut tentu penting bagi anak untuk melindungi dirinya dari pedofilia dan predator seksual.

"Pendidkan seksual sejak dini perlu untuk menghindarkan predator seksual," kata dr Boyke.

Lalu, apa saja yang bisa disampaikan orangtua untuk edukasi seksual pada anak di usia dini?

Baca juga: Ini Bahaya Menonton Film Biru atau Pornografi Bagi Otak Menurut dr Boyke

dr boyke
dr boyke (Boykepedia)

Menurut dr Boyke, adapun cara untuk memberikan pendidikan seksual kepada anak bisa dimulai dengan PANTS RULE.

PANTS RULE merupakan kepanjangan dari lime poin berikut :

  • Private Is Private,
  • Always Remember That Your Body Belongs to You
  • No Means No,
  • Talk About the secrets. that upset you
  • Speak up.

P : Private Is Private

Artinya, organ tubuhmu milik kamu.

Ajarkan kepada anak untuk mempelajari organ-organ tubuh dan bagian tubuhnya.

Ajarkan pula ada beberapa organ tubuh yang tidak boleh diberi kepada siapapun baik itu menyentuh dan sebagainya.

Baca juga: Miris! dr Boyke Sebut Banyak PASUTRI Alami PMO, Seksolog Ungkap Semua Berawal Kecanduan Pornografi 

A : Always Remember That Your Body Belongs to You

Artinya : Itu punya kamu, jadi kamu gak boleh ada orang yang menyentuh kamu.

Beri tahu kepada anak, tidak boleh ada yang menyentuh tubuh kecuali tanpa izin.

Beri tahu anak bahwa tidak ada yang boleh melihat, bahkan menyentuh bagian tubuh intimnya, kecuali orang tua atau pengasuh yang dipercaya

N : No Means No

Artinya : Kalau dia maksa, tetap katakan tidak.

Ajarkan anak untuk berkata tidak jika ada seseorang yang memaksa, baik itu memaksa menyentuh dan sebagainya.

Baca juga: 6 Cara Cepat Hamil dari Seksolog dr Boyke, Makanan hingga Jadwal Berhubungan, PASUTRI Harus Tahu!

T : Talk About the secrets that upset you

Artinya : Bicara Tentang rahasia yang membuatmu kesal

Ajarkan anak untuk bisa mengkomunikasikan apa yang ia rasakan terutama hal-hal yang membuat dirinya kesal.

Hal ini berfungsi jika anak berani berbicara ketika mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan.

"Jangan ada rahasia kalau ada orang orang yang mencoba mengarayangi kamu atau mencoba menyentuh kamu," kata dr Boyke.

S : Speak up

Ajarkan anak berteriak jika terdapat perlakuan pemaksaan seperti memaksa meraba-raba bagian tubuh atau menyentuh tubuh.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved