video
VIDEO HOKI, Maba Universitas Brawijaya Ditawari Jadi CEO Perusahaan hingga Beasiswa Kuliah Penuh
Tanpa basa-basi, menteri Bahlil langsung menawarkan menjadi seorang CEO di perusaahan miliknya.
SERAMBINEWS.COM - Nama Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia belakangan ini menjadi perbincangan di media sosial.
Pasalnya, beredar sebuah video dimana Bahlil Lahadalia memberikan kesempatan kepada seorang Mahasiswa Baru (Maba) menjadi seorang CEO di perusahaan miliknya.
Menteri Bahlil memberi kesempatan tersebut saat mengisi kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Brawijaya, pada Selasa (15/8/2023).
Adapun video tersebut diunggah oleh akun TikTok @melangkah.daritimur.
Tampak dalam video Menteri Bahlil sedang memberikan seminar untuk mahasiswa tahun ajaran 2023/2024 di Universitas Brawijaya.
Tak lama setelah itu, Dian salah satu Mahasiswa Brawijaya berasal dari Lamongan, Jawa Timur diminta untuk maju ke depan usai memberikan sebuah pertanyaan.
Dalam momen tanya jawab atau QnA, Bahlil berbicara dengan mahasiswa baru tersebut.
Dalam sesi pertanyaan, Dian bertanya seputar investasi di kalangan anak muda namun banyak diantara mereka yang ternyata tidak mempelajari soal investasi tersebut.
Mendapati pertanyaan tersebut, menteri Bahlil tidak langsung menjawab pertanyaan, ia justru bertanya apa cita-cita Dian.
Baca juga: MABA Ini Hoki Seumur Hidup, Ditawari Jadi CEO Perusahaan hingga Beasiswa Full dari Menteri Bahlil
Tanpa basa-basi, menteri Bahlil langsung menawarkan menjadi seorang CEO di perusaahan miliknya.
Tak hanya mendapat tawaran menjadi CEO, menteri Bahlil yang merasa iba saat mengetahui Dian sudah menjadi yatim piatu, ia kemudian memberikan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan kuliah Dian.
Menteri Bahlil mengaku, melihat pada diri Dian terdapat keberanian dan mempunyai ciri seorang pengusaha.
Ia kemudian meminta Dian untuk belajar yang giat dan menyelesaikan kulihanya tepat waktu.
Selesai kuliah, Dian juga mendapat jaminan kerja di perusahaan milik menteri Bahlil dan kemudian dipersiapkan menjadi seorang CEO.
Mendapati tawaran tersebut, Dian awalnya merasa tidak pantas apalagi pendidikannya di universitas tersebut hanya sampai jenjang D3.
Namun menurut menteri Bahlil, hal itu tidak menjadi halangan, pasalnya menurut dia, soal jenjang pendidikan tidak menjadi penghalang untuk menjadi seorang CEO di sebuah perusahaan.(*)
Narator: Suhiya Zahrati
Baca juga: VIDEO VIRAL Seorang Dosen di Solo Diteror OTK, Istrinya Kaget Dikirimi Paket Berisi 12 Ekor Ular