Kejuaraan Dunia BWF 2023

Menakar Peluang Menang Jonatan Christie vs Lee Zii Jia di Babak 64 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2023

Bukan mudah bagi Jonatan Christie melawan Lee Zii Jia, sebab ini akan menjadi pertemuan kedelapan mereka selama debut di panggung internasional.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Taufik Hidayat
PBSI
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie 

Itu terjadi karena dalam 34 laga yang sudah dilakoninya tahun ini, dia hanya mampu menang 20 pertandingan dan 14 kalah.

Jonatan Christie pun memiliki misi untuk bangkit dari kekalahan dari Lee Zii Jia.

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie (Dok: Humas PBSI)

Baca juga: Anthony Sinisuka Ginting Mundur dari Kejuaraan Dunia BWF 2023, Pelatih: Masih Berduka

Di sisi lain, penampilan Lee terus disorot dalam beberapa bulan terakhir akibat penurunan prestasinya yang cukup masif hingga menjelang Kejuaraan Dunia BWF 2023.

Bahkan dua dari tiga turnamen terakhir yang diikutinya, Korea dan Japan Open, ia masih tersandung dengan hasil kekalahan early exit.

Hanya di Australian Open 2023 yang paling mending setelah Lee Zii Jia menyentuh semifinal.

Belakangan, tunggal putra Malaysia yang sempat nangkring di peringkat dua dunia itu mengatakan bahwa, penampilannya jauh lebih nyaman ketika dia tidak berstatus sebagai unggulan.

Sebagaimana yang ia alami di Australian Open.

Sedangkan di beberapa turnamen sebelumnya, ia sering berlabel sebagai unggulan dan hal itu yang memberatkan dia dalam setiap penampilannya.

Mantan Juara Asia itu pun punya optimisme tinggi jelang Kejuaraan Dunia BWF 2023, lantaran ia bakal jadi non-unggulan.

Dilansir dari BolaSport, laga babak pertamanya akan menghadapi Jonatan Christie yang tercatat sebagai unggulan ke-13.

Namun demikian, pola pikir semacam itu ternyata tidak terlalu disetujui oleh pelatih Lee sendiri, Wong Tat Meng.

Wong yang baru sekitar dua bulan melatih Lee, justru 'menyentil' anak didiknya tersebut agar segera mengubah pola pikir semacam itu.

"Baik kamu unggulan atau bukan, seorang pemain harus berusaha ingin memenangkan semua laganya agar menjadi juara," kata Wong Tat Meng.

"Ini adalah kenyataannya, bukan cuma untuk Zii Jia saja tetapi untuk semua pemain."

"Tapi harapan saya ya dia bisa lebih enjoy dan relaks dalam menjalani turnamen," tandasnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved