Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

SMK SMTI Banda Aceh Gelar Temu Industri Dalam Rangka Penyelarasan Kurikulum

SMK SMTI Banda Aceh menggelar kegiatan temu industri dalam rangka penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi dengan program pendidikan dual sistem

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SMTI Banda Aceh menggelar kegiatan temu industri dalam rangka penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi dengan program pendidikan dual sistem di Hotel Kriyad, Sabtu (19/8/2023). 

Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) SMTI Banda Aceh menggelar kegiatan temu industri dalam rangka penyelarasan kurikulum berbasis kompetensi dengan program pendidikan dual sistem di Hotel Kriyad, Sabtu (19/8/2023).

Dalam kegiatan itu juga diikuti lima perusahaan industri kelima sawit, tiga perusahaan industri kimia dan pupuk. Kegiatan tersebut digelar selama dua hari yakni 19-20 Agustus.

Kepala Sekolah SMK SMTI Banda Aceh, Junaidi, S.KOM.,M.Si mengatakan tujuan utama penyelarasan kurikulum SMK adalah meningkatkan relevansi pencapaian kompetensi-kompetensi oleh siswa SMK SMTI Banda Aceh.

"Penyelarasan kurikulum ini merupakan tuntutan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BSDMI) Kementerian Perindustrian Jakarta," katanya.

Dia mengatakan, hal dapat diperoleh dengan kompetensi-kompetensi yang diperlukan oleh pengguna lulusan pada dunia kerja nanti.

Baca juga: Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP Austria 2023, Bagnaia Tercepat, Disusul Vinales dan Binder

Menurutnya, dengan melakukan penyelarasan kurikulum secara terencana, terprogram, dan berkelanjutan, SMK SMTI Banda Aceh akan selalu menghasilkan lulusan yang link and match atau memilki keterkaitan dan kesepadanan dengan perkembangan-perkembangan yang terjadi di Dunia Kerja.

Ia mengatakan, program dual sistem di SMK SMTI Banda Aceh melibatkan pembelajaran teori sebesar 30 persen dan pembelajaran praktek di sekolah dan industri sebesar 70 % . 

"Pembimbingan praktek dilakukan oleh guru produktif di sekolah dan praktisi DUDIKA," sebutnya 

Selama dua semester atau satu tahun, siswa akan menjalani Prakerin di berbagai perusahaan untuk memperoleh pengalaman praktis dan etika kerja yang kompeten.

"Dokumen penyelarasan yang ditanda tangani bersama nantinya akan diterapkan dalam proses pembelajaran Dual System di lingkungan SMK SMTI Banda Aceh," pungkasnya 

Baca juga: Kepada Wali Nanggroe, Nelayan Aceh Timur Keluhkan Besaran Retribusi Hasil Tangkapan Ditetapkan KKP

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved