video
VIDEO Dukung Prabowo, Budiman Dianggap oleh Sekjen PRD Khianati Korban Penculikan 98
Petrus Hariyanto selaku Mantan Sekjen PRD menilai politikus Budiman Sudjatmiko telah mengkhianati keluarga korban penculikan 1998.
SERAMBINEWS.COM - Petrus Hariyanto selaku Mantan Sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD), menilai politikus Budiman Sudjatmiko telah mengkhianati keluarga korban penculikan 1998.
Hal itu merespons sikap Budiman yang mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres).
Petrus menganggap dukungan Budiman ke Prabowo merupakan upaya untuk mencuci dosa sejarah Menteri Pertahanan itu pada masa lalu.
Dia tak sependapat dengan Budiman, yakni Prabowo adalah pemimpin strategis yang mampu mengemban tugas untuk memajukan Indonesia, siap menghadapi tantangan ke depan, berhadapan dengan negara-negara barat.
Petrus menilai Budiman tengah mempertontonkan politik oportunis.
Menurut Petrus, Prabowo seharusnya tidak cukup hanya diberhentikan dari militer pada tahun 1998, karena terlibat kasus penculikan, tetapi juga harus diproses sampai ke meja hijau.
Terlebih, kata dia, masih ada 13 aktivis yang empat di antaranya merupakan kader PRD belum diketahui nasibnya
Petrus menegaskan dideklarasikannya relawan Prabowo-Budiman (Prabu) telah memberi pelajaran nilai-nilai politik buruk kepada generasi sekarang.
Senada dengan Petrus, mantan aktivis PRD lainnya, Wilson menyesali lantaran dalam deklarasi tersebut tidak menyebut soal penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu.
Apalagi, Wilson menjelaskan Jawa Tengah yang merupakan tempat dideklarasikannya relawan Prabu terdapat dua aktivis PRD korban penghilangan paksa, yakni penyair Wiji Thukul dan Suyat.(*)
VO : Rara
EV : Aziz