Berita Lhokseumawe
PNL Jadi Pengampu Program Penguatan Ekosistem Kemitraan Kemendikbud Ristek di Aceh
“Alhamdulillah Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai salah satu Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) pengampu yang termasuk ke dalam PTV Konsorsium," ujarnya
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) bersama 19 Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) menjadi pengampu Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah.
Program ini merupakan inisiasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Program penguatan ekosistem kemitraan sendiri merupakan grand design pengembangan inovasi di daerah/wilayah dalam kurun waktu tiga tahun.
“Alhamdulillah, Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai salah satu Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) pengampu yang termasuk ke dalam PTV Konsorsium di 20 lokasi yang ada di Indonesia,” ujar Direktur PNL, Ir Rizal Syahyadi, ST MEng. Sc IPM ASEAN Eng, dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Senin (24/8/2023).
Untuk Aceh, Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah diketuai oleh PNL dengan melibatkan Akademi Aceh Barat, Politeknik Aceh, dan Politeknik Aceh Selatan.
“Untuk Aceh, PNL sebagai Ketua Konsorsiumnya,” pungkas Rizal.
Pada tahun pertama, program akan menghasilkan policy brief, yang berisi workforce planning dan innovation planning.
Kemudian, tahun kedua dan ketiga fokus luaran program adalah mengimplementasikan agenda prioritas pembangunan daerah mengacu pada potensi dan keunggulan, serta innovation planning yang telah dibuat di tahun sebelumnya melalui jejaring kemitraan untuk menghasilkan inovasi.
“Saat ini kami laporkan terdapat 20 Perguruan Tinggi Vokasi yang menjadi pengampu program,” ujar Plt Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri, Uuf Brajawidagda, pada acara Kick Off Nasional pada Selasa (22/8/2023), di Auditorium Hotel Milenium, Jakarta.
Namun, yang terlibat dalam program ini mencapai 65 PTV negeri dan swasta yang menjadi anggota konsorsium.
“Jadi total ada 85 PTV dari 27 provinsi di seluruh Indonesia,” ungkap Uuf.
Program Penguatan Ekosistem Kemitraan, lanjut Uuf, mendorong kolaborasi antara entitas pendidikan vokasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Uuf dalam kesempatan tersebut berharap skema program sendiri terbilang unik dikarenakan dalam pengerjaannya PTV di setiap daerah harus membentuk kelompok atau konsorsium dengan setidaknya dua PTV lain.
Bahkan dari 20 lokasi, enam di antaranya merupakan gabungan provinsi yang harus bekerja bersama untuk dapat mencapai target program.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pnl-pengampu-program-kemitraan.jpg)