Info Singkil
Ini Tiga Potensi Unggulan Aceh Singkil Berpeluang Bagi Investor
Dari sekian banyak potensi alam di Aceh Singkil, setidaknya ada tiga yang menjadi unggulan dan menjadi peluang bagi investor,
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
Dari sekian banyak potensi alam di Aceh Singkil, setidaknya ada tiga yang menjadi unggulan dan menjadi peluang bagi investor.
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kabupaten Aceh Singkil, memiliki potensi alam melimpah.
Dari sekian banyak potensi alam di Aceh Singkil, setidaknya ada tiga yang menjadi unggulan dan menjadi peluang bagi investor, yakni perkebunan kelapa sawit, perikanan, dan pariwisata.
Tiga potensi tersebut, telah digarap baik oleh masyarakat maupun investor, sehingga mampu menjadi penopang perekonomian masyarakat.
Hanya saja masih terbuka peluang besar bagi investor untuk berinvestasi. Terutama dalam industri turunannya.
Perkebunan kelapa sawit umpamanya, investor baru masuk dalam bisnis perkebunan serta pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS).
Sedangkan industri turunan yang mengolah minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) menjadi produk jadi belum ada.
Baca juga: 29 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan Thailand Dikenakan Denda Rp 2 Juta/Orang, Termuda Usia 17 Tahun
Begitu juga dengan perikanan, pengusaha baru masuk dalam tataran penangkapan ikan laut. Itu pun jumlah armadanya terbatas.
Adapun industri turunan dari hasil penangkapan ikan laut belum ada. Pengusaha ikan masih langsung menjual hasil tangkapannya ke Sumatera Utara.
Kondisi hampir sama dengan pariwisata. Objek wisata primadona Kepulauan Banyak, masih dikelola dengan pangsa pasar turis kelas backpacker.
Untuk turis kelas atas dan dalam jumlah besar belum tersentuh. Kondisi itu terjadi lantaran di Kepulauan Banyak, belum ada investor yang membangun hotel sekelas bintang lima.
Potensi perkebunan kelapa sawit
Luas perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil tahun 2022 mencapai 75.862,72 hektare.
Baca juga: VIDEO GP Ansor Aceh Tegaskan Bongkar Sindikat Tramadol, Pembunuhan Sudah Terjadi Bertahun-tahun
Terdiri atas lahan masyarakat 31.351 hektare atau 41,33 persen dan lahan perusahaan pemegang hak guna usaha 44.511,72 hektare atau 58,57 persen.
Begitu luasnya kebun sawit, tak mengherankan jika lebih dari 70 persen penduduk Aceh Singkil gantungkan hidup dari sawit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pantai-di-Pulau-Banyak4.jpg)