Video
VIDEO - Flare Pre-wedding Sebabkan Kebakaran Hebat di Bromo, Manajer WO Jadi Tersangka
Insiden tersebut menyebabkan 50 hektar lahan di padang sabana Bukit Teletubbies Gunung Bromo terbakar.
SERAMBINEWS.COM - Terbaru Kepolisian Probolinggo menetapkan manajer Wedding Organizer yang memicu kebakaran di Gunung Bromo sebagai tersangka.
Tersangka berinisial AWEW tersebut, dinyatakan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kebakaran lahan akibat penggunaan flare saat sesi pemotretan untuk prewedding.
Insiden tersebut menyebabkan 50 hektar lahan di padang sabana Bukit Teletubbies Gunung Bromo terbakar.
Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana Kamis kemarin menjelaskan, saat sesi pemotretan untuk pre-wedding, pihak WO menyalakan empat buah flare.
Baca juga: Viral Savana Gunung Bromo Terbakar, Diduga Ulah Pasangan Prewedding Nyalakan Flare:Ditutup Sementara
Tiga flare menyala, sedangkan satu lagi gagal meletup.
Letupan flare inilah yang kemudian memicu terjadinya kebakaran di lahan seluas 50 hektar.
Setelah itu, polisi mengamankan enam orang dari lokasi kebakaran.
Mereka adalah pasangan pengantin dan kru wedding organizer.
Baca juga: Kejar Mimpi,Gaspol! Kisah Asri Welas & Michelle Ziudith Wujudkan Cita-cita dari Gunung Bromo
Petugas juga menyita barang bukti lima selongsong flare, korek api, pakaian prewedding, serta kamera.
Polisi selanjutnya menetapkan penanggung jawab atau manajer prewedding berinisial AWEW sebagai tersangka.
Berdasarkan pemeriksaan, pihak WO juga ternyata tak mengantongi izin masuk di kawasan konservasi.
Akibat hal itu, manajer WO ini terancam pidana kurungan maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp 1,5 miliar.
Sementara itu, Kasi Pengelolaan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Wilayah I, Didit Sulastyo menerangkan setidaknya hingga Kamis sore kemarin, kebakaran padang sabana tersebut belum bisa dipadamkan.
Pihaknya juga terpaksa menutup total kawasan itu dari wisatawan.