Video
VIDEO SAKSI KATA - Data Bermasalah, Korban Banjir Peusangan Banyak Masuk TMK dan Belum Terdaftar
Bencana tersebut menyebabkan banyak rumah warga hilang tersapu arus, sementara ribuan lainnya mengalami kerusakan, baik berat maupun ringan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Rahmat Erik Aulia
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Banjir besar yang melanda Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, pada akhir November 2025 menyisakan dampak yang masih dirasakan hingga kini. Dari total 69 desa, sebanyak 63 desa dilaporkan terdampak, dengan delapan desa di antaranya mengalami kerusakan paling parah.
Bencana tersebut menyebabkan banyak rumah warga hilang tersapu arus, sementara ribuan lainnya mengalami kerusakan, baik berat maupun ringan.
Hingga pertengahan April 2026, kondisi di sejumlah wilayah masih memprihatinkan. Lumpur sisa banjir masih menumpuk di sekitar permukiman warga dan belum sepenuhnya dapat dibersihkan.
Para korban yang kehilangan tempat tinggal maupun yang rumahnya rusak berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan hunian tetap (Huntap) agar mereka bisa kembali hidup layak. Selain itu, mereka juga meminta adanya kejelasan terkait pendataan ulang korban.
Camat Peusangan, Alfian S.Sos, menyampaikan bahwa saat ini masih banyak warga terdampak yang belum terakomodasi secara tepat dalam data bantuan.
Ia mengungkapkan adanya sejumlah korban yang justru masuk dalam kategori Tidak Memenuhi Kriteria (TMK), sementara di sisi lain masih ada warga yang belum terdata sama sekali.
Menurut Alfian, kondisi ini perlu segera ditindaklanjuti oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui pendataan ulang yang lebih akurat dan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa keakuratan data sangat penting agar bantuan dapat tepat sasaran dan seluruh korban banjir mendapatkan haknya.
Ia juga mengenang situasi saat banjir terjadi, di mana proses evakuasi dan penanganan pengungsi berlangsung dalam kondisi darurat dengan segala keterbatasan.
Kini, harapan besar masyarakat tertuju pada percepatan penanganan pascabencana, termasuk pembangunan hunian tetap dan pemulihan lingkungan yang terdampak.
Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret agar para korban banjir di Peusangan tidak terus berlarut dalam kondisi sulit. (*)
Peusangan
korban banjir
Status TMK
TMK korban banjir
Bireuen
Serambi Indonesia
warga
korban
BNPB
rumah
lumpur
bantuan
| VIDEO - Menu MBG Jadi Sorotan, Prabowo Minta Guru dan Murid Laporkan Kualitas Lauk |
|
|---|
| VIDEO - Prabowo Puji Nasi MBG yang Pulen, Tapi Curiga Ada Persiapan Khusus |
|
|---|
| VIDEO Kapolda Luncurkan Buku "Polda Aceh Meutuah", Wariskan Gagasan Jaga Aceh Mulia |
|
|---|
| VIDEO Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Pakai Rompi Tahanan |
|
|---|
| VIDEO - Puluhan Huntara Penyintas Banjir di Aceh Utara Rusak Diterpa Angin Kencang |
|
|---|