Berita Bireuen
Dampak Banjir Bireuen, Sejumlah Rumah, Jalan dan Jembatan Rusak
Ambruknya dua jembatan di Desa Pinto Rimba di ruas jalan menuju Desa Jaba, Cot Kruet dan Alue Kuta mengakibatkan akses masyarakat putus total.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dampak banjir yang melanda Bireuen di dua kecamatan meliputi 21 desa, Selasa (19/09/2023) malam hingga Rabu (20/09/2023) sejumlah rumah, jalan dan jembatan rusak terbesar di beberapa desa.
Kalak BPBD Bireuen melalui anggota Pusdalops PB Rakjab kepada Serambinews.com, Kamis (21/09/2023) mengatakan, saat musibah banjir tim BPBD turun ke berbagai lokasi, setelah banjir surut juga turun lagi melakukan pendatan dampak kerusakan banjir luapan di Bireuen.
Adapun desa tergenang banjir di Peudada yaitu, Tanjong Seulamat, Alue Sijuk, Dayah Mon Ara, Teungku Di Bathon, Blang Bati. Kemudian gampong Blang Matang, Hagu, Meunasah Alue, Blang Rangkuluh, Cot Laot, Cot Kruet, Pinto Rimba, Gampong Mulia dan Blang Beururu.
Kemudian di Jeumpa tujuh gampong yaitu Gampong Mon Mane, Abeuk Usong, Blang Seupeung, Paloh Seulimeng, Pulo Lawang, Teupok Tunong dan Teupok Baroh. Adapun rumah yang rusak kata Rakjab tiga unit di Gampong Mulia yaitu milik Asnawi Umar (41), M Yusuf A Gani (43) dan rumah Ti Halimah A Gani, tiga rumah rusak dan terancam ambruk akibat terkikis banjir dan longsor.
“Ambruknya dua jembatan di Desa Pinto Rimba di ruas jalan menuju Desa Jaba, Cot Kruet dan Alue Kuta mengakibatkan akses masyarakat putus total,” ujar Rakjab.
Kemudian di Desa Blang Beururu menimpa rumah Sulaiman Ali (67) dan rumah Ismail Ahmad (98) kondisinya juga sama terancam ambruk. Selain itu dua jembatan di Pinto Rimba Peudada juga rusak parah dan sulit dilintasi.
Sementara di Jeumpa, tiga unit rumah di Desa Abeuk Usong rusak, yaitu satu unit rumah hampir ambruk yaitu milik M Isa, M Ali dan Irvan rumahnya mengalami rusak ringan.
Selain rumah rusak, ruas jalan di Mon Mane, Jeumpa juga rusak. Camat Peudada Bireuen, Erry Seprinaldi kepada Serambinews.com mengatakan, ada beberapa unit rumah di Peudada rusak dampak dari banjir, kemudian dua jembatan di Pinto Rimba juga ambruk.
“Dampak banjir akan disampaikan secara tertulis ke Pemkab Bireuen,” sebutnya.(*)
Baca juga: VIDEO Korban Banjir di Kota Subulussalam Capai 102 KK, Warga Mengungsi ke Rumah Kerabat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rusak-dampak.jpg)