Senin, 13 April 2026

Berita Internasional

Kota Kuno Gordion di Turkiye Masuk Daftar Warisan Dunia UNESCO

Situs kuno ini terletak 90 Km barat daya Ankara di persimpangan kerajaan besar di timur seperti Asiria, Babilonia, Het, serta Yunani dan Romawi.

Editor: Taufik Hidayat
File Anadolu Agency
Komite Warisan Dunia UNESCO menetapan kota kuno Gordion masuk dalam daftar Warisan Dunia. 

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL - Menteri kebudayaan dan pariwisata Turkiye, Mehmet Nuri Ersoy mengatakan, kota kuno Gordion yang merupakan ibu kota peradaban Frigia dan terletak di tengah wilayah Turkiye telah dimasukkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO.

“Kami telah mendaftarkan aset kami yang ke-20 ke Daftar Warisan Dunia UNESCO. Kota Kuno Gordion, salah satu aset budaya unik di Ankara, telah menjadi 'Warisan Dunia',” kata Ersoy di platform media sosial X.

Berterima kasih kepada mereka yang berkontribusi terhadap pencapaian tersebut, Ersoy mengatakan, “Ini belum berakhir! Kami menunggu kabar baik lainnya dari UNESCO.”

“Dengan kabar baik yang kami harapkan dari masjid-masjid yang dihiasi dengan kayu di Anatolia, kami berharap dapat meningkatkan jumlah masjid kami dalam Daftar Warisan Dunia,” tambah dia.

Keputusan tersebut diambil pada pertemuan Komite Warisan Dunia UNESCO ke-45 yang diadakan di ibu kota Arab Saudi, Riyadh.

Gordion adalah salah satu pusat sejarah terpenting di Timur Dekat, menurut situs UNESCO.

Situs kuno ini terletak sekitar 90 kilometer barat daya Ankara di persimpangan kerajaan besar di timur seperti Asiria, Babilonia, Het, serta Yunani dan Romawi di barat.

Situs tersebut “menempati posisi strategis di hampir semua jalur perdagangan yang menghubungkan Laut Aegea dan Mediterania dengan Timur Dekat,” tambah dia.

“Makna penting sejarah Gordion berasal dari rangkaian pendudukannya yang sangat panjang dan kompleks yang mencakup hampir 4.500 tahun, dari Zaman Perunggu Awal (kira-kira 2.500 SM) hingga periode Abad Pertengahan (sekitar 1400 M) dan setelahnya hingga saat ini,” demikian bunyi pernyataan di website UNESCO.

“Kerajaan Frigia diperintah oleh Raja Midas, yang kekayaannya terungkap melalui kisah-kisah Sentuhan Emasnya, dan lama setelah runtuhnya kerajaannya, benteng Frigia menjadi sangat erat kaitannya dengan kemenangan Alexander Agung pada akhir abad keempat SM,” tambah pernyataan itu.(AnadoluAgency)

Baca juga: PBB: Israel Tahan 1.264 Warga Palestina di Tahanan Administrasi

Baca juga: Umat Muslim di Belgia Gugat UU Kontroversial ke Pengadilan HAM Eropa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved