Selasa, 21 April 2026

Mahasiswa Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unimal Adakan Pasar Pakaian dan Buku Gratis 

Pakaian dan buku tersebut adalah hasil sumbangan para mahasiswa Agroekoteknologi kepada panitia untuk diberikan kepada...

Penulis: Jafaruddin | Editor: Eddy Fitriadi
Dok Panitia 
Mahasiswa Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh angkatan 2020, mengadakan pasar pakaian dan buku gratis, Minggu (1/10/2023) sore, di kawasan Keude Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Mahasiswa Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh (Unimal) angkatan 2020, mengadakan pasar pakaian dan buku gratis, Minggu (1/10/2023) sore, di kawasan Keude Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara, Aceh Utara

Pakaian dan buku tersebut adalah hasil sumbangan para mahasiswa Agroekoteknologi kepada panitia untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Diharapkan kegiatan sosial ini dapat membantu meringankan beban warga yang saat ini harga kebutuhan pokok sedang naik. 

Sebelum membuka pasar gratis tersebut mahasiswa memberikan pengumuman tentang dibuka pasar gratis tersebut kepada warga di pinggir jalan nasional. 

“Jenis pakaian yang dibagikan kepada masyarakat itu baju, celana, dan berbagai barang kebutuhan, yang digelar di atas tikar,” Ketua Himpunan Mahasiswa Agroekoteknologi (Himagrotek) Fakultas Pertanian Unimal Periode 2023-2024, Iswa Reynaldi, dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Senin (2/10/2023). 

Selain itu, dalam pasar gratis itu juga disediakan buku baca dan buku tulis yang juga ditawarkan kepada masyarakat secara gratis. 

“Hal yang mendasari terbentuknya kegiatan ini adalah dampak dari kenaikan harga bahan pokok sehari-hari yang menyebabkan sebagian orang mengalami krisis ekonomi,” ujar Iswa. 

Disebutkan, pasar tersebut dibuka bukan hanya untuk masyarakat miskin, tapi dibuka untuk siapa saja yang membutuhkan. 

Seorang warga Muharis (47), yang sehari hari bekerja sebagai sopir ini merasa bersyukur karena sedang membutuhkan celana hitam untuk bekerja.

“Belum tahu jika ada pasar gratis, tadi pas lewat, kebetulan saya melihat ada tulisan pasar gratis, jadi saya berhenti,” ujar Muharis. 

M Fazli Mahasiswa Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unimal menyebutkan pasar gratis merupakan gerakan sosial yang bagus.

“Kreativitas ini perlu disebar dan diperluas di banyak daerah, kegiatan ini dapat menumbuhkan empati bagi generasi anak-anak muda di tengah kondisi berbagai tekanan biaya hidup yang naik,” kata Fazli.

Ditambahkan, kelebihan pasar gratis yakni masyarakat dapat memilih sendiri pakaian yang sesuai dengan kebutuhan dan ukurannya.(*) 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved