Opini

Mencegah Diabetes Melitus pada Anak

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah dalam tubuh melebihi batas normal dengan

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBI INDONESIA
Nora Wirda, Mahasiswi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran USK dan Epidemiolog Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banda Aceh 

Oleh: Nora Wirda, Mahasiswi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran USK dan Epidemiolog Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banda Aceh

Di Indonesia saat ini telah terjadi pergeseran penyebab kematian utama dari penyakit menular ke penyakit tidak menular dari penyakit infeksi ke penyakit degeneratif (merusak organ tubuh) salah satunya adalah penyakit diabetes melitus.  

Penyakit ini umumnya dikenal di masyarakat dengan sebutan penyakit kencing manis.

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit gangguan metabolisme menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah dalam tubuh melebihi batas normal dengan hasil pemeriksaan gula darah vena sewaktu (GDS) ≥ 200 mg/dL dan gula darah vena puasa (GDP) ≥ 126 mg/dL.

Baca juga: Berikut 3 Hal yang Harus Diketahui tentang Penyakit Diabetes Bagi Lelaki

Diabetes melitus dapat menyerang semua golongan usia, termasuk pada anak-anak yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi cukup insulin, hormon yang diperlukan untuk mengontrol kadar gula darah.

Kondisi ini terbagi ke dalam dua jenis, yaitu tipe 1 sering terjadi pada anak dan tipe 2. Kecenderungan ini dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup, peningkatan obesitas (kegemukan) dan kurangnya aktivitas fisik yang menyebabkan penurunan kemampuan produksi insulin.

Insulin ini dibutuhkan tubuh untuk mengatur kadar gula darah tetap seimbang.

Berdasarkan laporan dari Ikatan Dokter Anak di Indonesia (IDAI) prevalensi kasus diabetes pada anak meningkat 70 kali lipat pada tahun 2023 dibandingkan dengan jumlah diabetes anak tahun 2010 atau 0,028 per 100.000 anak dan 0,004 per 100.000 jiwa pada 2000.

Kasus diabetes pada anak mencapai 2 per 100.000 jiwa per tahun 2023. Pada anak, kasus diabetes yang banyak ditemukan adalah tipe 1.

Sedangkan, diabetes tipe 2 sebanyak 5-10 persen dari keseluruhan kasus diabetes anak.

Penyebab dan Gejala Diabetes pada Anak

Faktor Penyebab terjadinya diabetes pada anak yaitu pertama faktor keturunan dengan riwayat keluarga menderita diabetes.

Kedua penyakit autoimunitas dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel penghasil insulin dalam pankreas yang mengakibatkan kerusakan sel-sel beta sehingga produksi insulin menurun.  

Ketiga infeksi virus seperti virus coxsackie yang mengakibatkan infeksi saluran pernapasan dan gastroenteritis.

Baca juga: Cegah Lonjakan Gula Darah, Berikut Rekomendasi Camilan Sehat untuk Penderita Diabetes

Keempat faktor lingkungan seperti paparan terhadap polusi udara, pola makan yang tidak sehat dengan seringnya konsumsi makanan dan minuman yang manis, serta aktivitas fisik rendah dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada anak-anak.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved