Breaking News

Luar Negeri

Qatar Salahkan Israel atas Serangan Hamas, Sebut Negara Zionis Sering Langgar Hak Warga Palestina

Pemerintah Qatar menyalahkan Israel atas serangan yang dilakukan Hamas ke wilayah negara Zionis tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
Amir Cohen/REUTERS
Seorang pria berlari di jalan ketika api berkobar setelah roket diluncurkan Hamas dari Jalur Gaza, di Ashkelon, Israel, Sabtu (7/10/2023). 

SERAMBINEWS.COM, DOHA - Pemerintah Qatar menyalahkan Israel atas serangan yang dilakukan Hamas ke wilayah negara Zionis tersebut.

Kelompok militan Palestina Hamas melakukan serangan ke wilayah Israel, Sabtu (7/10/2023), hingga menyebabkan ratusan orang tewas.

Dalam serangan tersebut, Hamas melepaskan ribuan rudal ke arah kota-kota Israel.

 
Dikutip dari Anadolu Agency, pada pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan Israel bertanggung jawab atas eskalasi berkelanjutan karena terus melanggar hak warga Palestina.

“Termasuk di dalamnya serangan berulang kali ke Masjid Al-Aqsa baru-baru ini di bawah perlindungan polisi Israel,” kata mereka.

Kemlu Qatar juga menegaskan pentingnya komunitas internasional untuk memaksa Israel menghentikan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

“Juga mematuhi resolusi legitimasi internasional, dan menghormati hak-hak historis rakyat Palestina,” tambahnya.

Kemlu Qatar menegaskan kembali sikap teguhnya terhadap keadilan perjuangan Palestina dan hak-hak sah rakyat Palestina.

Hal itu termasuk pendirian negara merdeka di perbatasan yang dibentuk 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Pernyataan yang sama juga dikeluarkan Turki, Mesir, Arab Saudi, dan Pakistan, yang menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri dan menghentikan eskalasi yang sedang berlangsung.

 
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh menggambarkan aksi penyerangan ke Israel merupakan aksi kepahlawanan.

Ia menegaskan mereka merespons kekerasan yang dilakukan oleh pasukan Israel dan pemukim ilegal kepada warga Palestina, dan juga penyerbuan masjid Al-Aqsa.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa saat ini negaranya dalam keadaan perang.

 

Baca juga: Kecam Serangan Hamas, Amerika Serikat Janjikan Bantuan Pertahanan Sangat Kuat untuk Israel

 

Alasan Hamas Serang Israel

Kelompok militan Palestina, Hamas, melancarkan serangan ke Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved