Kamis, 7 Mei 2026

Perang Israel vs Hamas

UPDATE Perang Israel-Hamas 3 Jam Terakhir- Rumah Sakit di Gaza Kewalahan, Korban Tewas 770 Orang

Otoritas bandara Israel mengatakan El Al dan Israir Airlines telah menambahkan lebih banyak penerbangan untuk membawa cadangan kembali ke negara itu d

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
Youtube Serambinews
VIDEO - Diserang Hamas, Kenapa Intelijen Israel Gagal Antisipasi? 

* Rumah sakit kewalahan ketika Israel terus membombardir Jalur Gaza semalaman, menghantam bangunan tempat tinggal.
* Kementerian Kesehatan Palestina dan WHO menyerukan koridor kemanusiaan “untuk memastikan masuknya bantuan medis mendesak” ke rumah sakit di Gaza.
* Israel mengumumkan “blokade total” di Gaza, termasuk larangan menerima makanan dan bahan bakar.
* Pengepungan yang dilakukan oleh tentara Israel, dengan tujuan untuk membuat penduduk kelaparan, merupakan kejahatan perang berdasarkan undang-undang PBB.
* Korban tewas terbaru mencapai 770 warga Palestina di Gaza dan lebih dari 900 orang di Israel.
*Serangan mendadak Hamas pada hari Sabtu terjadi setelah pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dalam beberapa hari terakhir dan sejumlah warga Palestina dibunuh oleh Israel dalam beberapa bulan terakhir.

SERAMBINEWS.COM - Eman Basher, seorang warga Gaza, mengatakan dia tidak tahu di mana beberapa anggota keluarganya berada ketika pemboman Israel terus berlanjut di Jalur Gaza.

“Kami tidak punya air. Orang tuaku tidak membalas panggilan teleponku. Saya tidak tahu apa yang terjadi pada paman saya. Tadi malam, saya menghabiskan waktu mencari mereka,” kata Bashir kepada Al Jazeera melalui telepon, Selasa (10/10/2023).

“Saya bersama ketiga anak saya dan suami saya sedang pergi dan saya menanggung semua ini sendirian. Saya merasa tidak berdaya,” katanya.

Baca juga: Militer Israel Sebut Sekitar 1.500 Jasad Pasukan Hamas Ditemukan

“Kami terkadang memainkan musik dan mereka menari untuk menutupi suara pengeboman dan penembakan. Kebohongan kembang api tidak berfungsi lagi. Saya biasa memberi tahu mereka bahwa suara yang mereka dengar adalah kembang api,” tambahnya.

Kepala kebijakan luar negeri UE Josep Borrell mengatakan dia telah mengundang diplomat tinggi dari Israel dan Otoritas Palestina untuk berpidato di pertemuan darurat para menteri luar negeri blok tersebut pada hari Selasa.

Borrell mengatakan Menlu Israel Eli Cohen dan Menlu Palestina Riyad al-Maliki diminta untuk berpartisipasi.

Otoritas bandara Israel mengatakan El Al dan Israir Airlines telah menambahkan lebih banyak penerbangan untuk membawa cadangan kembali ke negara itu dan membatasi penerbangan ke Terminal 3 Bandara Ben Gurion karena masalah keamanan.

Penerbangan tersebut dilakukan setelah Israel mengatakan pihaknya telah memanggil 300.000 tentara cadangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dan memperingatkan penduduk Jalur Gaza untuk mengungsi sebagai tanda bahwa Israel mungkin merencanakan serangan darat sebagai balasannya.

Baca juga: IPW: Komnes Pol Irwan Anwar Perantara yang Memberi Dana dari Syahrul Yasin Limpo ke Firli Bahuri

Komisaris Tinggi PBB mengutuk perintah ‘pengepungan penuh’

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia mengutuk keputusan Israel yang memerintahkan “pengepungan penuh” terhadap Gaza, termasuk larangan makanan dan air.

Dalam sebuah pernyataan, Volker Turk memohon kepada negara-negara yang mempunyai pengaruh untuk meredakan situasi dan menekankan bahwa hukum internasional dan kemanusiaan harus ditegakkan.

“Kami dihadapkan pada situasi tong mesiu yang mudah meledak. Kami tahu bagaimana hal ini terjadi berkali-kali – hilangnya nyawa orang Israel dan Palestina serta penderitaan yang tak terhitung yang menimpa kedua komunitas tersebut,” kata Turk.

“Semua pihak harus menghormati hukum humaniter internasional. Mereka harus segera menghentikan serangan yang menargetkan warga sipil dan serangan yang diperkirakan akan menyebabkan kematian dan cedera yang tidak proporsional terhadap warga sipil atau kerusakan pada objek sipil.”

Turk menambahkan bahwa pengepungan yang merugikan kehidupan warga sipil “dilarang berdasarkan hukum kemanusiaan internasional”.

“Dunia tidak mampu menanggung polarisasi lebih lanjut. Kita perlu menemukan solusi yang dipandu oleh penghormatan penuh terhadap hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia internasional,” katanya.(*)

Baca juga: VIDEO Hadiah Kue dan Sandal Jepit Biru untuk Jessica Wongso di Ulang Tahun ke 35

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved