Sabtu, 9 Mei 2026

Video

VIDEO - Diserang Hamas, Kenapa Intelijen Israel Gagal Antisipasi?

Dengan seluruh sumber daya yang mereka miliki, intelijen Israel dinilai tidak dapat melihat serangan Hamas akan terjadi.

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Kelompok pejuang Hamas menembakkan ribuan roket dari Jalur Gaza ke Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi.

Jumlah korban tewas akibat serangan Hamas ke Israel disebutkan mencapai 250 orang.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada Sabtu (7/10/2023) mengatakan, Hamas telah memulai perang dengan Israel menyusul serangan roket tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, Hamas telah melancarkan serangan mendadak yang mematikan terhadap Israel dan rakyatnya.

Dengan seluruh sumber daya yang mereka miliki, intelijen Israel dinilai tidak dapat melihat serangan Hamas akan terjadi.

Padahal intelijen Israel, Mossad, memiliki banyak agen mata-mata di luar negeri, dan seluruh aset Angkatan Pertahanan Israel yang mumpuni.

Israel bisa dibilang memiliki badan intelijen yang paling luas dan memiliki pendanaan paling besar di Timur Tengah.

Para pejabat Israel menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui bagaimana kelompok militan Palestina Hamas berhasil melakukan penyerangan di Israel.

Di sisi lain, para pejuang dari Palestina berhasil melintasi perbatasan yang dijaga ketat antara Israel dan Jalur Gaza, sementara ribuan roket ditembakkan dari Gaza ke Israel.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved