Minggu, 10 Mei 2026

Serangan Israel ke Gaza Tewaskan 11 Staf PBB, Serukan Pertempuran Diakhiri

Sebanyak 11 staf PBB dilaporkan tewas karena serangan Israel ke Gaza sebagai tanggapan atas serangan Hamas.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
The Associated Press
Warga Palestina mengeluarkan satu jenazah dari reruntuhan bangunan setelah serangan udara Israel di kamp pengungsi Jebaliya, Jalur Gaza, Senin, 9 Oktober 2023. 

SERAMBINEWS.COM - Sebanyak 11 staf PBB dilaporkan tewas karena serangan Israel ke Gaza sebagai tanggapan atas serangan Hamas.

Badan PBB untuk Pekerjaan dan Bantuan bagi Pengungsi Palestina (UNRWA) mengonfirmasikan tewasnya 11 staf mereka karena serangan di Gaza.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Direktur UNRWA untuk Gaza, Rabu (11/10/2023).

 
“Saya dengan sangat sedih mengonfirmasikan 11 kolega di UNRWA telah terbunuh sejak 7 Oktober di Jalur Gaza,” ujarnya dikutip dari WAFA.

Ia mengungkapkan korban tewas tersebut termasuk 5 guru di sekolah UNRWA, satu ginekolog, satu insinyur, satu konselor psikologis dan tiga staf pendukung.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa dari mereka terbunuh di rumahnya saat tengah bersama keluarga.

“UNRWA berduka aas kehilangan ini bersama kolega dan keluarga. Staf PBB dan warga sipil harus dilindungi setiap waktu saat konflik,” ujarnya.

“Kami menyerukan agar pertempuran diakhiri dan menyelamatkan lebh bayak nyawa warga sipil,” ujarnya.

Perang Palestina-Israel terjadi sejak Sabtu (7/10/2023), setelah Hamas melakukan serangan lewat rudal dan di daratan ke Israel.

 Dilaporkan ribuan orang telah tewas karena serangan tersebut, juga dari serangan balasan yang dilakukan Israel.

Baca juga: Israel Terus Bombardir Gaza, 14 Faskes Rusak dan Tewaskan 10 Nakes, 1.448 Orang Palestina Terbunuh

Bombardir Israel di Gaza Rusak 14 Faskes dan Tewaskan 10 Nakes, 1.448 Orang Palestina Terbunuh

Gelombang serangan udara Israel sejak akhir pekan lalu turut mengenai fasilitas-fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Jalur Gaza

Sistem kesehatan Palestina turut menjadi korban bombardir Israel yang ditujukan untuk membalas serangan Hamas pada Sabtu (7/10/2023) lalu.

Per Kamis (12/10), otoritas Palestina melaporkan terdapat 14 fasilitas kesehatan yang rusak dan 10 tenaga kesehatan yang terbunuh akibat serangan udara Israel.

 Sistem kesehatan Gaza juga terancam kolaps akibat blokade total Israel.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved