Senin, 27 April 2026

Info Singkil

Kesan Utusan Perdana Menteri Malaysia Mengikuti Muzakarah Ulama di Aceh Singkil

Penutupan Muzakarah VII Ulama Tauhid Shufi se-Asia Tenggara dihadiri Khairil Anwar utusan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Masjid Agung Nurul

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Murabbi MPTT Asia Tenggara Abuya Syekh H Amran Waly al-Khalidi saat menghadiri penutupan Muzakarah VII Ulama Tauhid Shufi se-Asia Tenggara di masjid agung Nurul Makmur Aceh Singkil, Kamis (12/10/2023) malam. 

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Penutupan Muzakarah VII Ulama Tauhid Shufi se-Asia Tenggara dihadiri Khairil Anwar utusan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, di Masjid Agung Nurul Makmur Aceh Singkil, Kamis (12/10/2023) malam. 

Dalam kesempatan itu, Khairil Anwar mendapatkan kesempatan sampaikan kesannya selama mengikuti muzakarah. 

Khairil Anwar mengaku bangga mendapat undangan muzakarah di Aceh Singkil

Menurut Khairil Anwar, selama tiga hari berada bersama ulama di Aceh Singkil, dirinya mendapat kekuatan untuk terus memperjuangkan ajaran Islam.  

"Saya berbangga dan berbahagia dapat undangan muzakarah. Tiga hari di sini dengan ulama dapat kekuatan fisik dan rohani, yang jadi bekal perjuangan," ujarnya.

Baca juga: Hujan tak Surutkan Semangat Jemaah Hadiri Pembukaan Muzakarah Ulama Asia Tenggara di Aceh Singkil

Jamaah muzakarah dari luar daerah mengaku senang atas sambutan dan keramahtamahan penduduk Aceh Singkil

Mereka begitu menikmati acara muzakarah selama tiga hari di tanah kelahiran Syekh Abdurrauf As Singkili.

Muzakarah VII Ulama Tauhid Shufi se-Asia Tenggara di Aceh Singkil berlangsung selama tiga hari, terhitung mulai 10 sampai 12 Oktober 2023. 

Tak hanya memperkuat rohani, muzakarah ternyata menghasilkan pundi rezeki bagi pedagang yang berjualan di lokasi.

Baca juga: Waktu Baca Alfatihah Saat Shalat Berjamaah, Setelah Aamiin Atau Serentak Dengan Imam? Ini Kata UAS

Pj Bupati Aceh Singkil Azmi, sampaikan permohonan maaf selaku tuan rumah bila dalam penyambutan dan penyelenggaraan muzakarah terdapat banyak kekurangan. 

Menurut Azmi, kekurangan yang dapat mengganggu kenyamanan jamaah terutama dari luar daerah adalah keterbatasan hotel serta infrastruktur jalan. 

"Mohon maaf, informasi yang kami dapat ratusan mobil jemaah terjebak di Kuala Baru menuju Singkil, karena harus nyebrang naik rakit," kata Azmi. 

Di tengah kekurangan fasilitas, sebut Azmi pihaknya tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik sesuai kemampuan yang ada. 

"Walau banyak kekurangan kami ajak masyarakat perlakukan tamu, serasa di kampung sendiri," kata Azmi.(*)

Baca juga: Harga Emas Melesat, Segini Harga Emas Hari Ini Per Gram Selasa 10 Oktober 2023

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved